Breaking News:

Fasilitas Umum

Jumlah Halte di Bekasi Masih Minim

Menurut Sukatmi, perawatan halte untuk 20 unit di Kota Bekasi mencapai Rp 100 juta.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Kondisi halte bus di Jalan Raya KH. Noer Ali, Bekasi Barat atau dekat Universitas Guna Darma. Meski tidak ada PKL, namun kondisi di sana cukup memprihatinkan. Atap dan keramiknya sudah terkelupas, bahkan posisi lantai halte dan jalanan sejajar. Padahal untuk melindungi penumpang, posisi halte harus lebih tinggi daripada jalan raya. 

WARTA KOTA, BEKASI - Kepala Bidang Teknis Sarana dan Prasarana (TSP) Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Sukatmi mengatakan, anggaran perawatan halte di Kota Bekasi masih minim.

Menurut Sukatmi, perawatan halte untuk 20 unit di Kota Bekasi mencapai Rp 100 juta.

"Anggaran itu diperuntukan untuk memperbaiki kerusakan halte seperti pengecetan badan halte akibat dicoret orang yang tidak bertanggung jawab atau memperbaiki keramik dan atap yang rusak," kata Sukatmi pada Minggu (26/4).

Selain kondisi halte ada yang rusak, Sukatmi mengatakan, ketersediaan halte di Kota Bekasi juga kurang memadai.

Berdasaran catatannya, hanya ada 20 unit halte bus yang ada di Kota Bekasi.

Oleh karenanya, instansinya berencana ingin menambah halte lagi, namun karena biaya pembangunannya butuh dana besar, ia pun akan menggandeng pihak swasta.

"Satu halte membutuhkan dana kurang lebih Rp 60 juta. Kami tidak punya anggaran untuk membangun itu, makanya akan coba gandeng pihak swasta," ujar Sukatmi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Sopandi Budiman mengatakan, pihaknya terpaksa menggandeng pihak ketiga dalam pengadaan halte bus di Kota Bekasi.

Hal ini dilakukan karena biaya pembangunannya cukup tinggi per satu haltenya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved