Breaking News:

Tahu Anak Buahnya Pesta Seks, Bos Pilih Mundur

Michele Leonhart: menyatakan, sejumlah agen ikut pesta seks, mendapat hadiah uang, senjata, dan barang mahal.

Editor: Gede Moenanto
BBC.co.uk
Michele Leonhart 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Direktur badan pemberantasan narkotika AS, (Drug Enforcement Administration -DEA), Michele Leonhart mengundurkan diri menyusul tuduhan bahwa sejumlah agen DEA hadir dalam pesta-pesta seks yang didanai oleh kartel obat terlarang.

Pengunduran diri Leonhart diumumkan oleh Jaksa Agung Eric Holder, yang menyebutkan pula bahwa Leonhart akan menanggalkan kedudukannya pertengahan Mei mendatang.

Langkah ini diambil menyusul laporan Departemen Kehakiman bulan lalu yang menyatakan bahwa sejumlah agen DEA hadir dalam pesta-pesta di negara asing bersama pelacur, yang sebagian di antaranya didanai oleh kartel narkoba setempat.

DEA mengatakan insiden itu terjadi di Kolombia.

Disebutkan, Leonhart yang menjabat sejak tahun 2007, telah berada di bawah tekanan untuk mundursetelah bersaksi kepada komite kongres pekan lalu.

Setelah kesaksian itu, mayoritas anggota komite mengatakan mereka kehilangan kepercayaan terhadapnya.
'Hadiah-hadiah mahal'

Menurut laporan departemen kehakiman, dalam pesta-pesta seks itu diadakan di gedung-gedung yang disewa pemerintah itu pesawat-pesawat telpon dan laptop para agen itu dibawa.

Dikatakan bahwa penyidik DEA tidak segera melaporkan peristiwa itu karena mereka "tidak yakin bahwa perilaku para agen khusus itu beradab di tingkat risiko keamanan yang membutuhkan rujukan."
Tujuh agen diskors antara dua hingga 10 hari

Laporan itu menyebutkan bahwa sejumlah agen juga mendapat uang, hadiah-hadiah mahal dan senjata.

Seorang pejabat DEA mengatakan kepada para penyelidik: "Pelacuran dianggap bagian dari budaya lokal dan ditoleransi di daerah-daerah tertentu yang disebut 'zona toleransi'."

Tujuh agen yang mengaku menghadiri pesta seks diskors mulai dari dua sampai 10 hari. Seorang di antaranya dibebaskan dari sangkaan.

Penyelidikan dilakukan oleh Kongres sesudah munculnya laporan di tahun 2012, bahwa agen DInas Rahasia --pengaman presiden AS-- telah menyewa pelacur ketika bertugas melindungi presiden saat berlangsungnya sbeuah KTT di Kolombia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved