Hinggal 20 April Sudah 397.815 Tiket KA Lebaran Terjual

Sebanyak 397.815 tiket kereta api untuk mudik lebaran sudah terjual sejak dibuka pada 11-20 April 2015.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Calon penumpang membeli tiket kereta api di Stasiun Gambir. 

WARTA KOTA, SAWAH BESAR - Sebanyak 397.815 tiket kereta api untuk mudik lebaran sudah terjual sejak dibuka pada 11-20 April 2015.

Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro mengatakan, jumlah pemesanan tiket tertinggi yaitu pada keberangkatan H-2 Lebaran yang penjualannya dibuka pada 16 April 2015 pukul 00.00 lalu.

"Tiket yang tersisa pada tanggal tersebut mayoritas merupakan tiket arus balik menuju arah Barat, yang sampai dengan hari ini yaitu 45.245 atau 51 persen dari total ketersediaan tiket pada H-2 Lebaran," ujar Edi dalam konferensi pers di Gedung Jakarta Railway Center, Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2015) siang.

Menurut Edi, sistem pemesanan terbanyak dilakukan masyarakat adalah melalui online dengan rasio 60:40.

Diketahui, sistem pemesanan tiket online melalui website KAI ini sempat membuat antrean para calon pembeli tiket pada H-3, H-2, dan H-1.

Guna mengatasi kondisi ini, PT KAI sudah melakukan penambahan bandwidth dari 120 Mbps menjadi 260 Mbps pada pembukaan pemesanan tiket H-3 Lebaran.

"Sebelumnya, penambahan bandwidth juga sudah dilakukan pada pembukaan pemesanan tiket H-7 Lebaran, dari semula 80 Mbps menjadi 120 Mbps," ucapnya.

Selain menambah bandwidth, PT KAI juga menambah server untuk aplikasi KAI Access dari tiga server menjadi tujuh server. Sedangkan untuk web KAI  https://tiket.kereta-api.co.id/ penambahan server dilakukan hingga 12 server dari asalnya enam server.

"Selama masa penjualan tiket KA Lebaran ini, tim IT KAI pun stand by 24 jam untuk memantau kondisi server sekaligus mengantisipasi gangguan yang sewaktu-waktu mungkin terjadi," ungkapnya.

Sekadar informasi, masyarakat bisa memesan tiket tersebut melalui berbagai channel, seperti Contact Center 121, https://tiket.kereta-api.co.id/, aplikasi KAI Access pada ponsel, minimarket, kantor pos, pegadaian, agen resmi tiket KA, dan berbagai channel lainnya secara online dan tidak perlu repot untuk mengantre di loket stasiun. (Agustin Setyo Wardani)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved