Wanita Pelayan Bar Itu Akhirnya Meninggal

Sinta (21), warga Jalan Kepanduan, Penjaringan, ditusuk oleh seorang pria bernama Abdul

Wanita Pelayan Bar Itu Akhirnya Meninggal
Panji Baskhara Ramadhan
Suasana rumah kediaman Sinta (21) di Jalan Kepanduan II RT 01/05, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (20/4). 

WARTA KOTA, PENJARINGAN - Sinta (21) warga Jalan Kepanduan II RT 01/05, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, ditusuk oleh seorang pria bernama Abdul, warga Sukabumi, Jawa Barat, di sebuah bar 'Sinar Jaya' tak jauh dari kediaman korban, Rabu (15/4) lalu, sekitar 02.30 WIB.

Sinta yang saat itu tengah dilakukan perawatan di rumah sakit Atmajaya, langsung dibawa pulang oleh suami korban, M Priyanto (31).

Kapolsek Penjaringan, AKBP Kus Subiantoro membenarkan hal tersebut, namun belum diketahui apa alasan suami korban membawanya pulang.

"Jadi, korban yang dilakukan perawatan medis di RS Atmajaya selama dua hari, pada Jumat (17/4) korban dibawa pulang ke kediamannya oleh sang suami, sekitar 20.00 WIB," terangnya.

Kasus tersebut, kata Kus masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa beberapa saksi. antara lain, Sugiyanto, (30) Ahmad Aripin, dan suami korban, M Priyanto yang sama-sama tinggal di kawasan Jalan Kepanduan II RT 01/05, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Meninggal
Tepat pada hari ini, Senin (20/4) sekitar pukul 13.30 WIB, kata Kus korban meninggal dunia. Kondisinya pun semakin parah pasca dipulangkannya Sinta dari RS Atmajaya.

"Korban meninggal dunia di rumahnya sendiri. Korban meninggal dengan kondisi dari mulut, kuping, hidung dan mata mengeluarkan darah," terangnya.

Kus mengatakan, pelaku yang sudah mendekam di Polsek Penjaringan dan dimintai keterangan lebih lanjut.

"Pelaku dan barang bukti kami tahan guna penyelidikan lebih lanjut," singkatnya.

Warga tak tahu
Daeng Imran (40), warga di Jalan Kepanduan II RT 01/05, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, mengaku kenal dengan korban. Namun, tak tahu betul apa penyebab pasti kematian Sinta.

"Orangnya sih kenal. Yang saya tahu sih dibunuh ya. Tapi dibunuhnya kenapa saya gak tahu," terangnya.

Sama halnya dengan, Puang Tuti (44) yang merupakan tetangga Sinta. Dirinya mengaku kenal dekat dengan Sinta.

"Kalau dibilang anaknya pendiem sih. Emangnya kerjanya pelayan bar. Cuman, kalau dibilang dia dibunuh abis 'esek-esek' saya gak tahu apa-apa mas ya. Ya gak ngerti juga kenapa," tutupnya lalu pergi. (Panji Baskhara Ramadhan)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved