Geng Motor
Dua Pramusaji Restoran Ditikam Geng Motor
Akibat kejadian kedua korban Andi Purnama, ( 22), dan Lukman, umur (19) mengalami luka serius.
WARTA KOTA, JAKARTA - Aksi kejahatan jalanan semakin meresahkan warga kota Makassar. Pasalnya para pelaku tak dikenal ini mulai nekat melukai korbannya bahkan tak segan-segan melukai dan percobaan pembunuhan.
Inilah yang dialami dua Karyawan Rumah Makan Marem di Jl Sultan Alauddin Tamalate Makassar Minggu (19/4) sekitar pukul 00.45 wita dini hari.
Kedua pemuda ini ditikam sekelompok orang tak dikenal pada saat bercengkerama di rumah kontrakannya di Jl Sultan Alauddin II, malam. Akibat kejadian kedua korban Andi Purnama, ( 22), dan Lukman, umur (19) mengalami luka serius.
Andi mengalami luka tusuk pada pinggang kiri dengan 3 jahitan. Sementara Lukman mengalami luka sayat pada lengan atas tangan kiri dengan 12 jahitan.
Setelah menikam korban, pelaku yang diduga berjumlah tujuh pemuda dengan menggunakan tiga motor.
Para begal bermotor ini berboncengan langsung mengambil handpone korban dan membawa lari.
Kepala Kepolisian Sektor Tamalate Makassar, Kompol Suaib menjelaskan kejadian naas ini terjadi ketika kedua korban dengan empat rekannya sedang duduk - duduk di teras atau depan rumah kontrakan milik rumah Makan marem.
"Tiba - tiba datang pelaku yang berjumlah 7 orang dan berhenti di depan kontrakan. Salah satu dari mereka langsung hampiri korban dan menikam Andi pada bagian pinggang sebelah kiri lalu merampas handphone Smartfren," kata Suaib.
Suaib, menyebutkan, pelaku lain langsung menodong Lukman dengan menggunakan badik sambil meminta handphonenya. Lantaran takut, Lukman melemparkan hp tersebut ke pelaku.
Naasnya pelaku malah kembali menusuk Lukman dengan sebilah badik pada bagian lengan atas tangan kiri, yang mengakibatkan luka menganga sekitar 15 Cm.
"Setelah pelaku mengambil HP para pelaku langsung melarikan diri dengan sepeda motor ke arah Jl. Landak Baru, jelasnya.
Adapun kerugian material yang didalami korban yaitu Rp 3.5 juta rupiah.
Kompol Suaib mengatakan kasus pencurian secara kekerasan ini masih dalam penyelidikan polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150420-tikam_20150420_043143.jpg)