Selasa, 14 April 2026

Sekeluarga Tewas di Mobil

Sekeluarga Tewas di Mobil karena Obat Nyamuk

Polisi menduga satu keluarga meninggal dunia akibat keracunan obat nyamuk yang dibakar di dalam mobilnya.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Suprapto
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Satu keluarga ditemukan tewas di dalam mobil di Jalan Bekasi Barat I, Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (17/4). 

WARTA KOTA, JATINEGARA— Satu keluarga ditemukan tewas di dalam mobil yang terparkir di Jalan Bekasi Barat I, Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (17/4) pagi.

Polisi menduga korban meninggal dunia akibat keracunan obat nyamuk yang dibakar di dalam mobilnya.

Mereka berprofesi sebagai penjual batu akik yang sengaja tidur di dalam mobil.

Baca Juga: Sekeluarga Tewas di Mobil Juragan Batu Akik Dari Bengkulu

Korban yang diketahui bernama Buyung (44), Desti (28), dan Chandra (4) ditemukan terbujur kaku di mobil Daihatsu Grandmax warna hitam yang bernopol BD 1821 AH.

Pantauan di lapangan, ketiga korban sudah terbujur kaku di dalam mobil.

Di posisi depan terlihat suami tewas dalam keadaan tertidur menghadap ke kaca samping sebelah kanan, sementara sang istri terlihat tidur membelakangi kaca depan mobil dan bersender ke dashboard.

Adapun anak mereka ditemukan dalam keadaan tengkurap di bangku bagian tengah.

Sementara itu tampak pula sisa obat nyamuk yang masih berada di bawah pijakan kaki sopir.

Baca Juga: AC dan Mesin Mobil Mati, yang Tersisa Abu Obat Nyamuk

Tak ada respons

Salah seorang saksi, Edi (49) menuturkan kejadian berawal sekira pukul 05.30 WIB dimana biasanya korban sudah bangun.

Kecurigaan warga semakin bertambah tatkala digedor kaca mobil tidak juga ada respons.

Hingga akhirnya didobrak ternyata ketiga korban ditemukan dalam keadaan tewas.

"Jam 5 itu biasanya udah siap dagang tapi ini masih tutup, dibuka pintu enggak ada lagi. Kalau penyebabnya enggak tahu juga tapi memang ada obat nyamuk di dalam mobil," katanya, saat di lokasi, Jumat (17/4).

Baca juga: Keluarga Tewas di Mobil Hendak Pulang ke Bengkulu

Edi menambahkan selama ini korban memang tinggal dan tidur di dalam mobil.

Mereka menjadikan mobil itu sebagai tempat peristirahatan sementara mengingat ketiganya tinggal di Bengkulu.

"Kesehariannya mereka memang satu keluarga biasa tidur di dalam mobil dan mereka selama ini penjual batu akik," katanya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved