Kamis, 9 April 2026

Jet Tempur Terbakar

Inilah Kronologis Jet Tempur Terbakar di Lanud Halim PK

Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya mengungkapkan kronologi pesawat F-16 milik TNI Angkatan Udara (AU) gagal take off (terbang) dan terbakar.

Tribunnews.com/Wahyu Aji
Pesawat F-16 milik TNI AU yang dihibahkan Amerika Serikat terbakar saat jet temput itu akan lepas landas dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (16/4/2015). 

WARTA KOTA, JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Fuad Basya mengungkapkan kronologi pesawat F-16 milik TNI Angkatan Udara (AU) gagal take off (terbang) dan terbakar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (16/4/2015) pagi.

Dijelaskan, sebelum kejadian itu terjadi terlihat oleh Pilot, bahwa di saluran buangan udara mesin atau exhaust keluar asap dan api, namun ini cukup besar. Melihat itu, jelasnya pilot berusaha untuk menghentikan pesawat.

"Setelah pesawat berhenti pilot segera mengambil pemadam kebakaran. Loncat kemudian mengatasi kebakaran, tapi tidak bisa (memadamkan)," tutur Kapuspen TNI di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (16/4/2015).

Lebih lanjut kata dia, saat itu roda pesawat belum sempat naik. Kata lain, roda pesawat masih di landasan.

"Belum naik ke atas. Masih di darat, makanya pilot aman-aman saja," jelasnya kemudian.

"Yang jelas pesawat itu belum naik. Kalau sudah naik dan tidak sempat mendarat lagi dan lewat," tambahnya.

Fuad Basya jelaskan pula, pesawat tersebut disiapkan untuk pengamanan Konferensi Asia Afrika (KAA) mendatang.

Dijelaskan, pesawat yang gagal take off (terbang) dan terbakar itu, tengah melakukan latihan rutin.

"Pesawat digunakan salah satu pengamanan konferensi asia afrika di bandung. Mereka akan melaksanakan latihan rutin, kemudian saat masuk ke landasan pacu, kemudian pilot melihat ada api cukup besar dibelakang," jelas Kapuspen.

Diberitakan sebelumnya, sebuah pesawat F-16 milik TNI Angkatan Udara (AU) gagal take off (terbang) dan terbakar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (16/4/2015) pagi.

"08.15 WIB gagal take off, karena adanya api, setelah itu di ujung runaway, api dipadamkan," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama Hadi Tjahjanto saat dihubungi wartawan.

Menurutnya saat ini pesawat dalam proses pendinginan. Beruntung tak ada korban dalam musibah tersebut.

"Pilot berhasil turun Letkol Penerbang Firman. Sekarang pesawat dengan nomor ekor 1643 ditarik ke hanggar," kata Hadi.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved