Prostitusi Online

Banyak Rumah Kos Tebet Jadi Prostitusi, Ini Langkah Wagub Djarot

Praktik prostitusi kini sudah merambah ke rumah kos di kawasan Tebet Utara 1, Jakarta Selatan. Apa langkah Pemprov DKI?

Banyak Rumah Kos Tebet Jadi Prostitusi, Ini Langkah Wagub Djarot
Kompas.com/Kahfi Dirga Cahya
Jalan Tebet Utara I, Jakarta Selatan. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Praktik prostitusi kini sudah merambah ke rumah kos di kawasan Tebet Utara 1, Jakarta Selatan. Pejabat Pemprov DKI di tingkat kelurahan dan kecamatan dianggap ikut membiarkan adanya prostitusi terselubung itu.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat membantahnya. Menurut dia, Pemprov tidak melakukan pembiaran.

"Bukan pembiaran. Pokoknya nanti kita (Pemprov) akan tegur RT/RW di wilayah tersebut agar mendata kembali warganya," kata Djarot di sela-sela peresmian Pasar Ikan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (15/4/2015) malam.

Djarot menilai, aparat sulit menindak hal tersebut. Sesungguhnya, kata dia, pengawasan merupakan tanggung jawab bersama aparat pemerintahan dengan masyarakat sekitar.

"Tindakan opo (apa)? Lha, ini kan tanggung jawab bersama. Ya, sebaiknya masyarakat dan aparat pemerintahan harus saling bahu membahu menertibkan lingkungan di daerahnya tho," ujar mantan Wali Kota Blitar tersebut.

Menurut Djarot, mencuatnya peristiwa tersebut menjadi peringatan bagi seluruh lapisan. Tak hanya Pemprov DKI, namun juga seluruh masyarakat yang terlibat langsung di wilayah sekitar.

Politisi PDI-P itu mengingatkan adanya peraturan lama yang mengharuskan tamu wajib lapor 2x24 jam yang dinilainya mulai hilang. "Kalau dulu kan bagus. Tamu 2x24 jam wajib lapor, sekarang sudah diabaikan. Jadi, ini peringaran bagi kita semua," ucapnya.

Rumah kos di kawasan Tebet menjadi sorotan setelah terkuaknya kasus pembunuhan terhadap Deudeuh Alfi Syahrin (26) di kamar kosnya, Jumat (10/4/2015). Alfi diketahui dibunuh oleh salah satu tamu usai melayaninya kencan di kamar kosnya.

Selain rumah kos berkedok prostitusi terselubung, warga sekitar juga telah mengetahui lokasi tersebut sebagai tempat istri simpanan pejabat.

Di Jalanm Tebet Utara 1, terdapat tiga rumah kos yang berderet di sisi kiri jalan. Dua rumah kos berdampingan, sementara satu rumah kos dipisahkan satu bangunan oleh Balai Warga RW 10 Tebet Timur. Selain rumah-rumah kos, tempat tersebut juga ada spa yang menyebar di beberapa titik jalan

Seminggu, sebelum kejadian pembunuhan, pihak RW dan Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kelurahan Tebet Timur mengaku suadh berencana melakukan sidak ke beberapa rumah kos. Namun, sidak tersebut terkait isu penyebaran ISIS yang merebak di Jakarta. (Tangguh Sipria Riang)

Editor: Suprapto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved