Jumat, 10 April 2026

Ujian Nasional 2015

SMAN 68 Tidak Keberatan Belum Diterapkan Sistem CBT

SMAN 68 Jakarta tidak merasa keberatan tidak termasuk dalam pelaksanaan UN online yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

WARTA KOTA, MENTENG - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 68 Jakarta mengaku tidak merasa keberatan tidak termasuk dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) online atau Computer Based Test (CBT) yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pasalnya, selain masih dalam tahap pengenalan, sistem CBT diakui masih beresiko tinggi adanya kegagalan.

Keterangan tersebut seperti halnya yang diungkapkan oleh Wakil Humas SMAN 68 Jakarta, Helni kepada Warta Kota di kantornya, Senin (13/4/2015).

Dikatakan Helni, walau tidak terpilih sebagai salah satu sekolah yang menerapkan sistem CBT, pihaknya tidak merasa dibedakan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Sebab, baik sistem online maupun paper basic atau lembar ujian memiliki pertanyaan dan nomor kode ujian yang sama. Sehingga, perbedaan antara kedua sistem tersebut hanya pada metode pengisian jawaban.

"Sebenarnya sama saja, baik yang paper basic ataupun CBT, yang membedakan cuma pada metode pengisiannya saja," kata Helni.

Alasan kenapa tidak semuanya diterapkan CBT, kata Helni, karena sistem tersebut masih baru, masih dalam proses pengujian dan evaluasi. Karena bukan cuma ketepatan input data, soal keamanan sistem juga masih diperhatikan karena mencegah serangan hacker.

Walau begitu, Helni mengaku sangat mendukung adanya penerapan CBT yang digalakkan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saat ini.

Helni mengharapkan agar UN CBT pada sekolah percontohan seluruhnya dapat berjalan sukses, sehingga seluruh sekolah dapat menerapkan hal yang sama pada UN mendatang.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved