PT KAI: Tiket Mudik Lebaran Harus Segera Dicetak

KAI menyarankan agar masyarakat yang sudah membeli tiket mudik Lebaran untuk segera mencetak tiket.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Calon penumpang membeli tiket kereta api di Stasiun Gambir. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Minat masyarakat menggunakan angkutan kereta api saat mudik Lebaran cukup tinggi. Hal itu terbukti, rata-rata penjulan tiket KA Lebaran sejak dibuka pada Sabtu pekan lalu, mencapai 88.676 tiket per hari.

PT KAI pun menyarankan agar masyarakat yang sudah membeli tiket tersebut untuk segera mencetak tiket. "Kami menyarankan kepada penumpang kalau sudah booking tiket langsung saja dicetak, begitu ada kesempatan cetak," ujar Direktur Utama KAI Edi Sukmoro, Jakarta, Senin (13/4/2015).

Dia menjelaskan, pencetakan tiket penting dilakukan agar tak terjadi penumpukan di stasiun apabila nantinya penumpang mencetak menjelang keberangkatan. Bahkan, kata dia, bukan tak mungkin apabila tiket dicetak menjelang keberangkatan maka akan banyak joki tiket.

Sementara untuk tarif, KAI mengatakan bahwa hal itu adalah kewenangan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam hal ini Direktorat Jenderal Perkerataapian. Kemenhub sendiri sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Nomer 17 Tahun 2015 terkait tarif KA.

"Jadi untuk tarif, sama dengan tarif baru kereta api jarak sedang dan jauh yang sudah diberlakukan 1 April lalu," Kepala Humas PT KAI Agus Komarudin saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Jumat (10/4/2015). (Yoga Sukmana)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved