Pembunuhan
Keluarga Tak Percaya Janda Cantik Dibunuh di Tebet PSK
Keluarga Deudeuh tak percaya bahwa Deudeuh adalah pekerja seks komersil (PSK) freelance. Korban biasa melayani tamunya di kamar kos.
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Suprapto
WARTA KOTA, DEPOK— Keluarga Deudeuh Alfi Syahrin (27) alias Evi atau Empi janda cantik yang tewas dibunuh di kamar kosnya di Tebet, Jakarta Selatan, tak percaya bahwa Evi pekerja seks komersil (PSK) freelance. Korban biasa melayani tamunya di kamar kos.
"Kami keluarga bener-bener gak percaya dan menyangka kalau dia seperti itu atau bekerja seperti itu (menjual diri-Red)," kata Laila (31) sepupu Evi, atau kakak angkat Evi kepada Warta Kota di rumah kakak kandung Evi, Iqbal di Jalan Margonda, Gang Manggah, RT 5/12, Kelurahan Depok, Pancoran Mas, Kota Depok, Minggu (12/4/2015).
Menurut Laila, beberapa bulan lalu, melalui pesan singkat blacberry messenger (BBM), Evi sempat mengatakan kepadanya kalau ia mendapat kerja baru menjadi kasir sebuah restoran di kawasan Jalan Jenderal Sudirman.
"Memang saya gak pernah ke tempat kerjanya. Tapi kalau saya telpon di jam kerja, dia biasanya bilang lagi sibuk kak, lagi kerja. Makanya saya percaya di kerja di restoran," kata Laila.
Hal senada dikatakan Anjar Nur Soleh (65) ayah angkat Empi. "Kita gak menyangka kalau dia bekerja begitu. Setahu kami dia pernah kerja di restoran dan di mal atau apa," kata Anjar.
Menurut Anjar, karena Evi dianggapnya sebagai perempuan tangguh dan sudah dewasa, ia sangat percaya Evi bekerja sesuai dengan norma agama.
"Jadi kami gak percaya kalau dia memang bekerja begitu," ujar Anjar.
Sementara ibu angkat Empi, Baridah Basyir (63), menuturkan Empi adalah perempuan yang mandiri dan selalu teguh mengejar mimpinya. "Tapi kami gak percaya kalau caranya seperti ini," kata dia singkat.
Apapun profesi Evi, kata Baridah, keluarga berharap pelaku pembunuhan berhasil dibekuk polisi. "Kami mau pelaku mendapatkan sanksi yang setimpal sesuai hukum yang berlaku," kata Baridah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150412-deudeuh-alfi-syahrin-korban-dibunuh.jpg)