Inacraft

Pengunjung Ingin Bisa Transaksi Non Tunai di Inacraft

Transaksi di Inacraft 2015 sangat tinggi. Para pengunjung berharap kepada penjual untuk sediakan mesin EDC

Pengunjung Ingin Bisa Transaksi Non Tunai di Inacraft
Agustin Setyo Wardani
Pameran hasil kerajinan khas Indonesia, Inacraft 2015, di JCC Senayan, mulai 8-12 April 2015. 

WARTA KOTA, SENAYAN - Booth-booth yang menampilkan hasil kerajinan di Inacraft menjadi perhatian bagi mereka yang menyukai produk rumah tangga dari berbagai macam bahan.

Bahkan tidak jarang, para pecinta seni dan kerajinan juga datang untuk membeli barang-barang tersebut. Pengunjung ini kadang mengeluhkan, beberapa booth belum menyediakan mesin electronic data capture (EDC) untuk pembayaran non tunai.

Salah satunya Rina yang memang sedang mencari benda-benda hasil kreatifitas para perajin atau pengusaha UKM. Rina yang hari Sabtu (11/4/2015) itu pergi ke Inacraft, mengaku sudah berkeliling hall di JCC Senayan. Ia bahkan nampak menenteng beberapa tas kertas.

Perempuan yang mengenakan rok batik itu bercerita, dirinya membeli beberapa benda, misalnya sarung bantal dan juga tas.

Ketika ia hendak membeli gelas-gelas yang menurutnya harganya lebih murah dibandingkan dengan di toko lain, ia pun menanyakan kepada penjual apakah transaksi bisa dilakukan secara non tunai atau menggunakan kartu debit.

Penjual pun mengatakan hanya menerima uang tunai. Karena uang tunainya habis, ia pun harus mengambil uang di ATM guna membeli gelas cantik tersebut.

"Sayangnya tidak semua booth ada mesin untuk bayar non tunai, pengunjung jadi harus ke ATM dulu, jadi bolak balik," kata Rina kepada Wartakotalive.com.

Ia menambahkan, padahal, pembeli tidak mau melewatkan gelaran pameran yang banyak menawarkan potongan harga itu. "Sayang sudah sampai sini kalau nggak beli, makanya saya penginnya bisa bayar non tunai, semua booth difasilitasi dengan itu," harapnya.

Meski begitu, booth-booth lainnya ada juga. yang sudah memfasilitasi para pengunjungnya untuk melakukan transaksi non-tunai. (Agustin Setyo Wardani)

Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved