Minuman Keras

Dikritik Netizen Masalah Bir, Inilah Tanggapan Ahok

Kritikan yang dilakukan oleh netizen mencuat ketika Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menyatakan bahwa bir tidak mematikan.

Dikritik Netizen Masalah Bir, Inilah Tanggapan Ahok
Kompasiana.com
Minuman bir di loker minimarket. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Kritikan yang dilakukan oleh netizen mencuat ketika Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menyatakan bahwa bir tidak mematikan.

Berbagai media sosial pun menjadi ajang wadah para netizen menyampaikan kritikannya.

Menanggapi hal tersebut, Ahok tetap berkata apa adanya.

"Ya makanya saya ngomong apa adanya, Anda nyerang. Makanya sekarang saya tanya, kalau nggak boleh alkohol, kamu juga jangan minum obat batuk, obat batuk itu juga ada alkohol. Emang saya asal bunyi? Mana ada yang mati gara-gara oplosan bir," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2015).

Menurut Ahok, bir tidak akan dioplos, pasalnya, terlalu mahal untuk dijadikan bahan baku. Bahkan, ia menegaskan, bahwa dirinya tidak asal bunyi.

"Bir itu nggak bisa dioplos karena terlalu mahal bahan bakunya. Saya cuma bilang, mau kayak jaman Al Capone? (gangster Amerika Serikat, pembuat minuman keras yang meninggal pada 25 Januari 1947). Itu sejarah, saya bukan asal bunyi, saya bicara sejarah. Al Capone kalau di film-film, taruh di bagasi jualan. Nah, sekarang dibatasi umurnya tertentu. Jadi kita mesti fair jadi orang. Kalau ada bilang dosa minum alkohol, nyuri duit rakyat lebih dosa," kata Ahok.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved