Ratusan Warga Antre Bantuan Tunai PSKS di Kantor Pos Jaktim
Bantuan tunai PSKS yang didapatnya merupakan kompensasi atas kenaikan harga BBM pada 1 April lalu.
Penulis: Junianto Hamonangan |
WARTA KOTA, PULOGADUNG - Ratusan warga mengantre di Kantor Pos Jakarta Timur yang berada di Jalan Pemuda, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (7/4). Mereka mengantre karena hendak mengambil bantuan tunai PSKS (Program Simpanan Keluarga Sejahtera).
Tampak warga saling berdesak-desakan di pintu samping kantor pos. Mereka rela berdesak-desakan untuk berebut nomor urut. Hanya saja kondisi tersebut tidak sampai ricuh dimana situasi kembali kondusif usai mengambil nomor urutan.
Salah seorang warga yang ikut mengantre, Warnah (41) mengaku sudah berada di tempat tersebut sejak pukul 10.00 WIB. Sialnya upaya warga Jalan Pemuda itu tidak membuatnya mendapatkan antrean terdepan.
"Saya udah datang dari jam 10 pagi, tapi nomor antreannya udah sampai 203. Masih lama banget," keluhnya, Selasa (6/4).
Menurutnya, bantuan tunai PSKS yang didapatnya merupakan kompensasi atas kenaikan harga BBM pada 1 April lalu. Warnah menambahkan bantuan tunai yang didapatnya juga tidak diberikan secara rutin.
"Biasanya setelah BBM naik terus ada bantuan ini. Dulu juga gitu, jadi enggak tentu kapan dikasihnya. Kayak uang kaget aja," ungkapnya.
Rencananya apabila sudah memperoleh bantuan tunai tersebut, ibu tiga orang anak itu berniat menggunakannya sebagai biaya sekolah sang buah hati. Hal itu sedikit banyak mengurangi beban hidupnya.
"Lumayan dapat bantuan tunai, uangnya buat bayar anak sekolah," katanya sambil tersenyum.
Warnah menjelaskan dari informasi yang diterima, ia dan warga lainnya akan mendapat bantuan tunai sebesar Rp 600 ribu. Jumlah itu mengalami peningkatan dari periode sebelumnya yang hanya Rp 400 ribu pada Januari silam.
"Sebelumnya sudah pernah dapat juga pas Januari kemarin sebesar Rp 400 ribu. Enggak tahu kenapa, sekarang ini malah naik jadi Rp 600 ribu," katanya.
Untuk mengambil haknya tersebut, Warnah yang telah mendapatkan undangan dari RT setempat, harus membawa sejumlah dokumen sebagai persyaratan pengambilan di antaranya fotokopi KTP dan KK, Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), serta bukti surat undangan.