Keracunan
Jamur yang Dikonsumsi Satu Keluarga di Bogor Berwarna Kuning
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Siti Rubaeah mengatakan, jamur yang dikonsumsi satu keluarga di Bogor berwarna kuning.
Penulis: |
WARTA KOTA, BOGOR - Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Siti Rubaeah mengatakan, jamur yang dikonsumsi satu keluarga di Bogor berwarna kuning. Jamur tersebut kata Rubaeah mirip dengan jamur merang.
"Warnanya kuning, mirip seperti jamur merang," ujar Rubaeah di RS PMI Bogor, Senin (6/4).
Seperti diberitakan sebelumnya, satu keluarga terdiri dari bapak dan dua anaknya di Kampung Ranggamekar, RT 1/12, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor dilarikan ke RS PMI Bogor karena keracunan setelah menyantap jamur liar.
Ketiga korban Ahmad Hidayat dan kedua anaknya Yuda Handika (18) serta Reni Lestari (15) mengalami mual dan pusing setelah makan jamur.
Siti Rubaeah menjelaskan, pihaknya sudah mengambil contoh jamur yang dikonsumsi oleh korban yang diduga menjadi penyebab keracunan. "Kita sudah ambil sampel jamurnya, dan memang jamur tersebut menyerupai jamur merang, warnanya kuning," katanya.
Menurutnya, kejadian keracunan yang dialami satu keluarga itu termasuk kejadian luar biasa, pasalnya dampak racun akibat jamur itu menyebabkan korban kejang-kejang dan mengeluarkan keringat yang sangat banyak.
"Efek setelah makan jamur itu cukup singkat. Sekitar 15 menit setelah makan jamur, korban keringetan dan kejang-kejang hingga pingsan," katanya.
Sementara itu, Ahmad Hidayat mengatakan, jamur yang dimakannya diperoleh dari kebun yang tidak jauh dari rumahnya.
"Saya sudah biasa makan jamur yang diambil di kebun. Tapi, enggak kenapa, jamur kemarin ada racunnya," kata Hidayat di RS PMI.