Liga Super Indonesia

Persib Bandung Buyarkan Harapan Semen Padang

Tuan rumah Persib Bandung memetik kemenangan pertama atas Semen Padang 1-0 (0-0) pada laga pembuka QNB League 2015.

Persib Bandung Buyarkan Harapan Semen Padang
Tribunnews.com
Ilustrasi : Para pemain Persib Bandung mengerumuni Atep (tak terlihat) setelah mencetak gol ke gawang Lao Toyota 

WARTA KOTA, BANDUNG - Tuan rumah Persib Bandung memetik kemenangan pertama atas Semen Padang 1-0 (0-0) pada laga pembuka QNB League 2015 yang sempat diwarnai mati lampu dua kali di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu (4/4/2015) malam.

Gol kemenangan Persib Bandung dicetak oleh wing back Muhamad Ridwan menit ke-19 babak pertama. Dengan hasil itu, Persib berhasil mengatasi trauma kekalahan dari Semen Padang yang diderita musim lalu, meski pada laga itu harus berjuang ekstra keras mengatasi perlawanan tim asuhan pelatih Nil Maizar itu.

Partai pembuka QNB League 2015 yang dihadiri oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin itu, tidak berlangsung mulus. Kick off pertandingan sempat tertunda sekitar 30 menit karena tim Semen Padang terlambat tiba di stadion karena terjebak kemacetan.

Hambatan kedua terjadi dengan mati lampu dua kali, termasuk pada menit ke-87 sehingga memaksa pertandingan dilanjutkan dengan jumlah lampu yang kurang maksimal pada sisa waktu tiga menit..

Tuan rumah Persib yang dimotori kapten tim Atep bertanding ketat untuk bisa memenangkan pertandingan. Namun gol cepat menit ke-19 membuat Persib lebih di atas angin dan memegang permainan hingga akhir babak kedua.

Pelatih Persib Bandung Jajang Nurjaman menyatakan kemenangan timnya itu tidak lepas dari kedisiplinan pemain menerapkan instruksi pelatih pada pertandingan itu.

"Saya senang karena tim bisa meraih tiga angka dari pertandingan ini, kuncinya mereka disiplin mengawal lawan dan mengantisipasi 'counter attack' Semen Padang," kata Jajang.

Menurut dia, kemenangan itu memberikan bekal bagi tuan rumah untuk kembali menjamu lawan keduanya pekan depan.

Pada kesempatan itu, Jajang juga memuji penampilan Semen Padang karena bermain seimbang, dengan "jual beli" serangan terjadi meski akhirnya Persib bisa mengatasi lawan.

Ia mengaku cukup terganggu dengan banyaknya hambatan pada laga itu, selain Semen Padang terlambat tiba, juga insiden mati lampu dua kali yang mengganggu.

Halaman
12
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved