Rabu, 8 April 2026

Polisi Periksa Kejiwaan Orang yang Akan Loncat dari JPO Semanggi

Polisi memeriksa kejiwaan pria yang nyaris bunuh diri dengan melompat dari Jembatan Penyeberangan Orang Semanggi

WARTA KOTA, SETIABUDI - Polisi memeriksa kejiwaan pria yang nyaris bunuh diri dengan melompat dari Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Semanggi, Sabtu (4/4/2015).

Sebelumnya pria yang mengaku bernama Ikhsan itu diketahui berada di atas JPO Semanggi sejak 22.00, Jumat (3/4/2015). Saat hendak diturunkan petugas Ikhsan sempat mengancam akan bunuh diri dengan melompat.

Dia pun membuat repot petugas lantaran mesti membujuknya. Sampai-sampai petugas Pemadam Kebakaran dari Jakarta Selatan dan Kepolisian butuh waktu 11 jam untuk membujuk Ikhsan turun. Dia baru mau turun pada Sabtu (4/4/2015) pagi, pukul 09.00.

Setelah itu dibawa ke Polsek Setiabudi. Kepada polisi Ikhsan mengaku stres karena dikejar preman. Makanya dia naik ke JPO itu dan tak mau turun. Ikhsan mengaku sudah empat hari diatas JPO itu.

"Tapi kami belum percaya dengan keterangannya. Namanya pun kami belum yakin, sebab dia tak punya KTP," ujar Kapolsek Setiabudi, Ajun Komisaris Besar Audie ketika dihubungi Wartakotalive.com, Sabtu (4/4/2015) sore.

Makanya, kata Audie, untuk meyakinkan, lelaki yang mengaku bernama Ikhsan itu dibawa ke dokter di Polda Metro Jaya. Untuk memastikan lelaki itu tidak dalam kondisi depresi.

"Tadi jam sembilan pagi dibawa anggota ke dokter," ucap Audie. Dan sampai pukul 14.30 Ikhsan masih menjalani serangkaian tes kejiwaan. "Nanti kita tunggu hasil tesnya bagaimana," kata Audie

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved