Gereja Immanuel Gelar Ibadah Fajar Pukul 04.00

GPIB Immanuel di Gambir, Jakarta Pusat akan memakai halaman gereja untuk menggelar Ibadah Paskah pukul 04.00.

Gereja Immanuel Gelar Ibadah Fajar Pukul 04.00
id.wikipedia.org
Gereja Immanuel, Jakarta 

WARTA KOTA, MENTENG - GPIB Immanuel di Gambir, Jakarta Pusat akan memakai halaman gereja untuk menggelar Ibadah Paskah pukul 04.00. Mereka menamakannya Ibadah Fajar.

"Jemaat GPIB Immanuel akan sangat ramai di jam itu," ujar Wilhelmus Ayub Taulo, Jemaat GPIB Immanuel yang dua periode menjadi Penatua di sana.

Di GPIB Immanuel, Ibadah Fajar akan berbeda dengan ibadah di jam lain. Didalamnya selalu diisi persembahan pujian oleh vocal group maupun paduan suara gereja.

Kemudian ada pula drama Paskah yang dimainkan oleh anak-anak maupun pemuda gereja. Makanya Ibadah Fajar selalu ramai. Lalu setelah selesai Ibadah jemaat disuguhkan sup kacang hijau panas dan makanan ringan lainnya.

"Setiap Paskah saya selalu datang di Ibadah Fajar," ucap Wilhelmus. Dan Ia yakin banyak jemaat GPIB berpikiran sama dengan dia. Sebab setiap tahun, setelah Ibadah Fajar selesai, Ibadah Paskah di jam berikutnya jauh lebih sepi. Lantaran nyaris separuh jemaat sudah datang di Ibadah Fajar.

Begitu pula di GPIB Paulus di Menteng, Jakarta Pusat, akan melakukan Ibadah pertama pukul 04.00. Ibadah juga akan dilakukan di halaman gereja dan diisi dengan berbagai persembahan musik dan drama paskah. Perayaan paskah sebelum matahari terbit di GPIB Paulus tak akan kalah semarak dengan di GPIB Immanuel.

Pendeta Rudi Ririhena, dalam Ibadah Jumat Agung, Jumat (3/4/2015), mengatakan bahwa Jemaat sudah bisa datang ke gereja sejak pukul 02.00. Sebab di jam itu ada pelayanan doa bagi jemaat sambil menunggu Ibadah Paskah dimulai pukul 04.00.

Sekadar diketahui, GPIB adalah kumpulan persekutuan umat percaya Kristen Protestan di Indonesia. Dan merupakan bagian dari Gereja Protestan di Indonesia (GPI) yang pada jaman Hindia Belanda bernama De Protestantse Kerk In Westelijk Indonesia yang telah disetujui lewat Surat Keputusan Wakil Tinggi Kerajaan Belanda di Indonesia No.2, tanggal 1 Desember 1948. Kini hampir semua kota di Indonesia telah berdiri gereja GPI

 Batu Kubur Bergeser

Maria Magdalena, Ibu sekaligus Murid Yesus, terkejut sekitar 2000 tahun lalu. Dia datang ke kubur Yesus saat matahari belum terbit dan mendapati batu kubur sudah tergeser. Yesus sudah tak ada, hanya tersisa kain kafannya. Kubur itu telah kosong.

Selanjutnya Yesus menampakkan diri ke muridnya, lalu percayalah para murid itu bahwa Yesus telah bangkit. Maut dikalahkan dan dosa manusia dihapuskan. Dan semua orang yang percaya kepadaNYA diselamatkan. Begitulah kepercayaan umat Kristiani.

Penelitian International Geology Review memperkirakan Yesus Mati di Kayu Salib pada tanggal 3 April 33 Masehi. Sehingga penemuan kubur Yesus kosong adalah tanggal 5 April 33 Masehi, di hari Maria datang ke kubur yang kemudian dijadikan hari Paskah dan perayaan kebangkitan Yesus oleh umat Kristiani.

Kini 1.982 tahun setelah tanggal perkiraan Yesus wafat oleh para peneliti, umat Kristiani akan merayakan Paskah di tanggal yang sama dengan tanggal di tahun 33 Masehi itu. Paskah tahun 2015 jatuh tepat pada 5 April 2015.

Maka Jemaat Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) akan beribadah subuh di tanggal yang sama dengan saat Maria datang ke kubur Yesus pada 5 April 33 Masehi.

Setiap tahun GPIB memang selalu mengadakan Ibadah pertama pukul 04.00 di hari Paskah. Disamakan dengan waktu saat Maria Magdalena mendapati kubur kosong Yesus. Begitu pula esok, Minggu (5/4/2015).

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved