Korupsi UPS

Mahasiswa Laporkan Alex Usman ke PPATK

Kami juga meminta supaya anak Alex Usman yakni Rina Aditya Sartika segera diperiksa karena diduga terindikasi korupsi

Mahasiswa Laporkan Alex Usman ke PPATK
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Aksi demo dari beberapa ormas di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Puluhan orang yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Jakarta (Aswaja) mendatangi kantor Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Jalan Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (2/4).

Kedatangan mereka untuk melaporkan bukti dugaan korupsi yang dilakukan oleh mantan Kepala Seksi Bidang Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat Alex Usman dan Zainal Soleman terkait kasus pengadaan uninterrupted power supply (UPS) pada APBD-P DKI 2014.

Laporan bukti tersebut pun langsung diterima oleh perwakilan PPATK.

Dalam keterangan pers yang diterima, Jumat (3/4), Presiden Aswaja Al Riantoby mendesak agar perusahaan milik Alex Usman dan keluarga, seperti PT Quatech, PT Four A,PT Asri Cahaya Gemilang, Harian Terbit, dan No Rekening 3.08.01.03.0000.000 diperiksa karena diduga menjadi tempat untuk mengamankan uang hasil korupsi pengadaan enam buku Rina dan APBD 2013 dan 2014.

“Kami juga meminta supaya anak Alex Usman yakni Rina Aditya Sartika segera diperiksa karena diduga terindikasi korupsi pengadaan enam buku karangannya,” kata Riantoby.

Setelah dari PPATK, massa Aswaja menggelar aksinya di Balai Kota DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta.

Aswaja meminta kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk memecat Alex Usman dari jabatannya saat ini karena sudah menjadi tersangka dugaan korupsi UPS yang ditangani Mabes Polri.

Kemudian di DPRD DKI Jakarta, massa mendesak Fraksi Gerindra memecat anggotanya, Rina Aditya Sartika, karena diduga terindikasi korupsi pengadaan enam buku karangannya.

"Kami minta dewan bersedia menerima laporan ini dan ditindaklanjuti. Kami akan terus melakukan aksi sampai tuntutan kami dipenuhi,” tegas Riantoby. (Sab)

Penulis: Ahmad Sabran
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved