Piala AFC U23
Korea Selatan Gunduli Timor Leste
Timnas U-23 Korea Selatan (Korsel) gunduli Timnas U-23 Timor Leste dengan skor 3-0 di babak kualifikasi Grup H
Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Suprapto
WARTA KOTA, PALMERAH— Timnas U-23 Korea Selatan (Korsel) gunduli Timnas U-23 Timor Leste dengan skor 3-0 di babak kualifikasi Grup H Piala AFC U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (29/3/2015).
Tiga gol Korsel dicetak Moon Changjin di menit 16. Gol kedua dicetak Kim Seungjun di menit 42. Dan gol ketiga dicetak oleh Moon Changjin di menit.
Dengan demikian Korsel menduduki klasemen sementara dengan enam poin. Indonesia di posisi kedua dengan enam poin. Ketiga Brunei Darussalam dan keempat Timor Leste.
Pelatih Timnas U-23 Korsel, Shin Tae Yong mengaku tidak terlalu puas dengan hasil itu. "Kami kurang puas dengan hasil ini," kata Shin.
Namun Shin memanfaatkan laga melawan Timor Leste untuk persiapan melawan Timnas U--23 Indonesia. "Melalui dua laga sebelumnya melawan Brunei Darussalam dan Timor Leste, saya sedang mencari 11 pemain terbaik untuk melawan Timnas U-23 Indonesia," ujar Shin.
Pada laga melawan Indonesia pada Selasa (31/3/2015), Shin akan berusaha memberikan permainan terbaik. "Pada laga melawan Indonesia, kami akan berusaha untuk menang. Kami bukan mencari hasil seri. Jadi kami akan tampil total," ucap Shin.
Sayangnya Shin tidak bersedia menjelaskan detil strategi yang akan digunakan saat melawan Indonesia. "Saya tidak bisa menjelaskan dengan detil, karena saya akan melakukan rotasi pemain. Tidak ada taktik spesial yang akan kami gunakan," jelas Shin.
Shin menambahkan, dirinya akan memperbaiki kekurangan tim, seperti di penyelesaian akhir. "Penyelesaian akhir masih perlu dibenahi. Saya menginstruksikan kepada pemain untuk tampil lebih bagus lagi agar bisa memberikan perlawanan dengan maksimal dibanding laga-laga selanjutnya," papar Shin.
Sementara itu, pelatih Timnas U-23 Timor Leste, Fabio Joaquim mengatakan, kekalahan timnya disebabkan kualitas Korsel lebih bagus.
" Perbandingan antara tim kami dengan Korsel sangat banyak. Pemain Korsel memiliki kualitas di atas kami. Mereka banyak yang bermain di klub atas Korea. Sedangkan kami, masih perlu waktu untuk memperbaiki diri," kata Fabio.
Fabio meminta anak asuhnya tidak patah arang, meski sudah sangat sulit untuk lolos ke babak berikutnya. "Di laga terakhir melawan Brunei, saya meminta anak-anak jangan menyerah. Tetap semangat," ucap Fabio.
Fabio akan mengevaluasi dari dua pertandingan yang sudah dijalani. "Saya berharap anak-anak tetap tampil ngotot saat melawan Brunei. Pada laga terakhir nanti, anak-anak harus bisa dapat hasil lebih baik lagi," jelas Fabio.