Orang yang Tinggalkan Anjing Dalam Mobil Ditilang, Apalagi Manusia

Indonesia harus banyak belajar dari Amerika dalam meniru perilaku keamanan berkendara

Orang yang Tinggalkan Anjing Dalam Mobil Ditilang, Apalagi Manusia
Panji Baskhara Ramadhan
Di mobil Pegeout 405 cokelat bernopol B 1757 TW inilah tiga bocah perempuan: Hana (4), Rani Sapitri (5), dan Naipah (5), meregang nyawa karena terjebak dan kehabisan oksigen di dalamnya. Peristiwa ini terjadi di Lapangan Pergudangan, Muara Karang Timur RT 07/16, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (27/3/2015). 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Indonesia mesti banyak meniru perilaku keamanan berkendara. Salah satunya mesti meniru Amerika Serikat.

Pakar Safety Riding, Jusri Pulubuhu, mengatakan, di Amerika Serikat, apabila ketahuan ada orangtua meninggalkan anjing di mobil, maka pemiliknya akan ditilang.

"Kalau di kita (Indonesia) belum sampai segitu," ucap Jusri kepada Wartakotalive.com. Makanya, apalagi bila ada anak ditinggal di dalam mobil, maka sudah pasti ditilang orangtuanya.

Jusri mengatakan, sebab meninggalkan manusia di dalam mobil baik dalam keadaan mesin mati atau hidup sama-sama berbahaya.

"Dalam keadaan mesin mati dan seluruh jendela tertutup, paling orang hanya bisa bertahan satu jam di dalam mobil. Setelah itu kehabisan oksigen," ujar Jusri.

Sementara itu menyalakan AC dalam kondisi mobil diam, bisa membuat karbondioksida masuk apabila ada bagian mesin yang bocor dan masuk ke dalam mobil. Akibatnya orang di dalam mobil juga bisa meninggal karena menghirup karbondioksida.

Peristiwa-peristiwa ini kerap kali terjadi di Indonesia. Dan Jusri amat menyayangkannya.

Menurut Jusri, padahal itu masih bagian dari safety riding. Yakni Post Safety Riding. Keamanan setelah mengendara. Dan pengemudi wajib tahu itu.

Post Safety Riding itu seperti memperhatikan saat memarkir mobil. Apakah berbahaya bagi pengguna jalan lain. Termasuk menaruh manusia di dalam mobil adalah tindakan berbahaya dan menyalahi aturan safety riding

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved