Breaking News:

12 Petugas Piket Dikerahkan Pantau Kondisi JPU Kota Bekasi

12 petugas piket dikerahkan Dinas Pertamanan, Pemakaman dan Penerangan Jalan Umum Kota Bekasi untuk memantau kondisi lampu PJU

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dian Anditya Mutiara
Tribunnews.com
Lampu penerangan jalan umum (PJU) diperbaiki petugas. 

WARTA KOTA, BEKASI - Sebanyak 12 petugas piket dikerahkan Dinas Pertamanan, Pemakaman dan Penerangan Jalan Umum (DPPPJU) Kota Bekasi untuk memantau kondisi lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Para petugas yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) ini akan mulai berkeliling mengitari Kota Bekasi pada malam hari sejak April mendatang.

Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum DPPPJU Kota Bekasi, Karya Sukmajaya mengatakan, tujuan dibentuknya petugas piket ini guna mendeteksi dini adanya kerusakan atau bohlam lampu PJU yang padam. Dengan demikian, kerusakan bisa segera ditangani oleh petugas.

Lebih lanjut Karya menjelaskan, petugas piket yang terdiri dari 12 orang per har ini, akan dibagi menjadi dua regu yang masing-masing beranggotakan enam orang. Mereka akan ditempatkan di wilayah masing-masing. Untuk wilayah pertama akan menempati pos di sekitar kecamatan Pondok Gede, Jati Asih, Bekasi Barat, Bekasi Selatan, Jati Sampurna dan Pondok Melati.

"Sedangkan untuk wilayah kedua akan menempati pos di sekitar kecamatan Bekasi Timur, Medan Satria, Bekasi Utara, Mustuka Jaya, Rawalumbu, dan Bekasi Utara," kata Karya pada Jumat (27/3/2015).

Menurut dia, kegiatan ini dilakukan atas dasar perubahan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 72 tahun 2008 menjadi Perwal Nomor 14 tahun 2015 tentang rincian tugas aparatur pemerintahan.

Peraturan ini mengubah aturan kerja pengelolaan dan perawatan PJU yang semula di bawah wewenang bagian Sarana dan Prasarana Pemkot Bekasi, menjadi wewenang DPPPJU. "Ini dilakukan agar tak ada lagi jalan Kota Bekasi yang lampunya mati berkepanjangan," ujarnya.

Mengenai honor para petugas piket, kata Karya, akan diberi uang tambahan sebesar Rp 90.000 per hari di hari biasa, sedangkan akhir pekan akan diberi uang sebesar Rp 125.000 per hari.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved