Breaking News:

Pesawat Air Asia Hilang

Menhub Bongkar Rahasianya dengan Kepala Basarnas

Kalau waktu penyelamatan rescue operation Air Asia itu tidak sebaik ini, mungkin saya sudah diberhentikan oleh Bapak Presiden

Editor:
Kompas.com
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyalami awak kapal saat berkunjung ke Pelabuhan Kumai, Pangkalan Bun, Waringin Barat, Kalimantan Tengah, Selasa (13/1/2015). 

WARTA KOTA, JAKARTA - Terkuak rahasia kecil antara Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dengan Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI Felicianus Henry Bambang (FHB) Soelistyo saat operasi pencarian terhadap hilangnya pesawat Air Asia QZ 8501. Adalah Menhub Ignasius Jonan sendiri yang membuka rahasia itu saat memberi sambutan pada acara penghargaan kepada para anak buah kapal (PBK) yang ikut terlibat dalam upaya pencarian itu. Acara berlangsung hari ini, Selasa (24/3/2015) di Kantor Kementerian Perhubungan.

Menurut Jonan, kerja bagus tim SAR di bawah komando Basarnas menyelamatkan "nasib" alias posisi dia sebagai menteri. "Kalau waktu penyelamatan rescue operation Air Asia itu tidak sebaik ini, mungkin saya sudah diberhentikan oleh Bapak Presiden," ujar Jonan.

Ignasius Jonan melanjutkan, kerja keras semua pemangku kepentingan dalam pencarian QZ 8501 tersebut membuat dunia inter nasional memuji pemerintah Indonesia. Pasalnya, kata Jonan, mereka menilai kerja tim sangatlah cepat dan baik.

Dalam pandangan Jonan, porsi kerja yang besar ada di tangan Kepala Basarnas  sebagai pemegang koordinasi di lapangan. Sementara itu kata dia, porsi kerja Menteri Perhubungan justru lebih kecil dari Kepala Basarnas dalam pencarian dan evakuasi tersebut. "Karena Kepala Basarnas, saya saat ini masih berdiri di sini, Pak. Karena, saya baru bertugas dua bulan, lalu ada kecelakaan besar," kata Jonan. 

Meski proses pencarian korban sudah dihentikan, Jonan tetap menunggu hasil investigasi dari KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi). Dia berharap kerja Kepala KNKT Tatang Kurniadi tak kalah dengan Kepala Basarnas sehingga mampu menguak penyebab kecelakaan tersebut.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved