Banjir Melanda Jakarta
Ketinggian Air Sempat Dua Meter, Banjir di Kampung Pulo Mulai Surut
Ketinggian air di kawasan yang menjadi langganan banjir seperti di Kampung Pulo, mencapai dua meter.
Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Lucky Oktaviano
WARTA KOTA, JAKARTA - Hujan deras yang melanda Jakarta membuat ibukota kembali tergenang banjir akhir pekan lalu.
Bahkan ketinggian air di kawasan yang menjadi langganan banjir seperti di Kampung Pulo, mencapai dua meter.
Namun demikian seiring berjalannya waktu, air yang memasuki pemukiman warga berangsur-angsur mulai surut. Bahkan pantauan di lapangan, sejumlah warga mulai membersihkan kediamannya dari lumpur.
Salah satu warga yang tengah sibuk bersih-bersih adalah Heru (30). Bersama petugas kepolisian, warga RT 04/RW 03 itu membersihkan rumahnya.
Heru terlihat mondar-mandir membawa air dan menyikat lantai rumahnya dari endapan lumpur.
Menurutnya, banjir yang menggenangi Kampung Pulo mencapai puncaknya pada dini hari. Hanya saja Heru tetap memilih bertahan meski banjir mengadang.
"Jam 3 dini hari tadi ketinggian air sempat dua meter, tapi belum ada yang mengungsi," katanya, Senin (23/3/2015).
Heru menambahkan, banjir di rumahnya baru surut pada siang hari. Sebelumnya pada pagi hari, air di rumahnya berada pada ketinggian sepinggang orang dewasa.
"Tadi pagi sempat sepinggang, ini baru surut belum lama pas siang tadi," ungkapnya.
Sementara itu Camat Jatinegara, Syofian Taher, menjelaskan bahwa puncak banjir di Kampung Pulo terjadi sekira pukul 05.00 WIB dengan ketinggian air mencapai dua meter.
Namun demikian menjelang sore hari, banjir mulai surut sehingga para pengungsi pun pulang ke rumah masing-masing.
"Banjir kali ini merendam ratusan rumah di 7 RW dan 51 RT di Kampung Pulo. Akibatnya ada 2.899 KK atau 7.809 jiwa yang terdampak banjir. Semalam juga ada 70 jiwa yang mengungsi di kantor Sudin Kesehatan Jakarta Timur tapi sekarang sudah pulang," ujar Syofian.
Kendati demikian, pihaknya tetap waspada untuk mengantisipasi adanya banjir susulan. Warga pun diminta tetap siaga mengingat cuaca saat ini yang masih tidak menentu.