Kehidupan Hercules dan John Kei Selama di Penjara
Jhon Refra Kei kadang suka berisik di tahanan, sedangkan Hercules cenderung pendiam dan jarang bicara dengan tahanan lain.
WARTA KOTA, PALMERAH— Jhon Refra Kei kadang suka berisik di tahanan, tapi begitu ditegur dia lekas diam. Sedangkan Hercules cenderung pendiam dan jarang bicara dengan tahanan lain.
Itulah perilaku dua narapidana yang cukup dikenal di Jakarta selama mendekam di Tahanan Polda Metro Jaya. Keduanya pernah sama-sama ditahan di sana pada tahun 2012. Jhon Kei saat itu tersangkut kasus pembunuhan. Sedangkan Hercules tersangkut kasus pemerasan.
"Mereka berdua kami pisah. Hercules di rumah tahanan Kriminal umum, sedangkan Jhon Kei di rumah tahanan Narkoba," ucap Direktur Tahanan Titipan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Barnabas kepada Warta Kota, Kamis (19/3/2015).
Masing-masing, kata Barnabas, ditempatkan satu blok bersama anak buahnya. "Tapi mereka ini tak suka buat onar. Namun kalau Jhon Kei orangnya agak keras. Apabila pintu sel terlambat dibuka, Jhon Kei suka memukul pintu. Tapi begitu ditegur dia mau mengerti," ucap Barnabas.
Tapi lucunya, setelah pintu sel dibuka Jhon Kei justru lebih sering berada di dalam selnya.
Sedangkan Hercules lebih pendiam lagi selama ditahan di Polda Metro Jaya. Hercules jarang berbicara dengan tahanan lain.
Lalu saat istrinya datang menjenguk, Hercules juga paham betul apabila waktu berkunjung akan habis. Lelaki asal Timor Leste ini biasanya menyudahi kunjungan istrinya sebelum waktu habis.
Tapi, kata Barnabas, sesekali Hercules juga kelupaan. Tapi begitu diingatkan, dia tak marah.
"Kalau yang gembong-gembongnya ini justru baik-baik. Yang preman kecil-kecil itu yang justru suka aneh-aneh kelakuannya," ujar Barnabas.
Saat ini, kata Barnabas, Jhon Kei dan Hercules sudah 'berlayar'. Ini adalah istilah untuk tahanan yang sudah divonis hakim dan pindah ke Lembaga Pemasyarakatan.
Kini Hercules sudah bebas. Sedangkan Jhon Kei masih mendekam di Rutan Salemba. Dia divonis hakim pidana penjara seumur hidup. Jhon Kei terbukti menjadi otak pembunuh bos PT Sanex Stell.