Polisi Lalu Lintas yang Pungli Kena Pelanggaran Disiplin

Empat polisi lalu lintas terbukti melakukan pelanggaran disiplin dalam kasus setoran Kopaja di putaran Bundaran Hotel Indonesia.

Polisi Lalu Lintas yang Pungli Kena Pelanggaran Disiplin
Kompas.com
ilustrasi Kopaja di Bundaran HI 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Empat polisi lalu lintas terbukti melakukan pelanggaran disiplin dalam kasus setoran Kopaja di putaran Bundaran Hotel Indonesia.

Keempatnya adalah anggota Subdit Gatur Ditlantas Polda Metro Jaya.

"(Hasil pemeriksaan) sudah dikirim ke Ankumnya (Atasan Hukum), itu jatuhnya pelanggaran disiplin," ujar Kabid Propam Polda Metro Jaya Kombes Janner Pasaribu saat berbincang wartawan, Jumat (20/3).

Janner mengatakan, Propam Polda Metro Jaya telah mengirim berkas pemeriksaan keempat anggota Subdit Penjagaan dan Pengaturan (Gatur) Ditlantas Polda Metro Jaya tersebut ke Bagian Renmin Ditlantas Polda Metro Jaya. Selanjutnya, Bagian Renmin Ditlantas yang akan menindaklanjuti sanksi apa yang akan dijatuhkan terhadap keempat oknum tersebut.

"Kita hanya melakukan pemeriksaan, nanti tinggal Ankumnya mereka dalam hal ini Direktur Lalulintas yang memberikan ‎sanksi apa terhadap mereka," kata Janner.

Sebelum menjatuhkan sanksi, Ankum akan meminta pendapat dan saran hukum kepada Bidang Hukum (Bidkum) terlebih dahulu. Jika tidak ada pelanggaran kode etik, maka mereka hanya dikenakan sanksi disiplin saja.

Namun jika ditemukan pelanggaran kode etik, maka pihak Diirektorat Lalulintas akan mengembalikan mereka ke Propam Polda Metro Jaya untuk disidang kode etik.

Tindakan keempat oknum ini terungkap setelah seorang warga bernama Ray Naheson Ameniel Hendrik mengabadikan momen pada saat mereka menerima setoran dari Kopaja Blok M-Tanah Abang di Pos Lalulintas Bundaran HI, Jakarta Pusat, yang kemudian diunggah ke YouTube. Setoran tersebut diberikan para pengemudi Kopaja agar diperbolehkan memutar bali‎k di Bundaran HI untuk mengambil penumpang di Stasiun Sudirman. Padahal sesuai aturannya, hal itu dilarang.

‎Dari hasil pemeriksaan terhadap saksi Ray Naheson, penyidik Propam akhirnya mengetahui personel yang menerima setoran tersebut. Keempatnya diketahui sebagai anggota Subdit Gatur Ditlantas Polda Metro Jaya.(ote)

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved