Pemkab Tangerang Gandeng Pengusaha Ritel untuk Bina UKM

Pemkab Tangerang mengandeng pengusaha ritel untuk membina pelaku usaha kecil dan menengah agar dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

Agustin Setyo Wardani
Ilustrasi : Pengunjung memadati area Cendrawasih Hall JCC Senayan, Kamis (24/4), mereka melihat-lihat barang kerajinan dari berbagai UKM. 

WARTA KOTA, TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, mengandeng pengusaha ritel untuk membina pelaku usaha kecil dan menengah agar dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

"Ada sebanyak 100 pedagang kecil yang memiliki warung dibantu pengusaha dengan memasok barang tanpa ada uang muka," kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Tangerang, Jumat (20/3/2015).

Ahmed mengatakan, pedagang tersebut juga diajarkan masalah manajemen penjualan termasuk pelayanan kepada konsumen.

Menurut Ahmed, ada tiga aspek yang harus dilakukan pedagang, yakni penyajian yang menarik, pelayanan ramah, dan kualitas terbaik.

Ahmed mengatakan pembinaan UKM tidak hanya urusan pemerintah setempat tapi diharapkan bagi semua pihak yang berkepentingan.

Namun upaya tersebut merupakan sejalan dengan program Pemkab Tangerang yakni Gerakan Atasi Kawasan Pemukiman Padat Kumuh dan Miskin (Gebrak Pakumis).

Ahmed mengatakan, para pedagang harus memperhatikan masalah kebersihan, biasanya pemilik warung mengabaikan soal itu. Padahal pembeli lebih mengutamakan kebersihan dan pelayanan yang ramah ketimbang lokasi kumuh dan tidak teratur.

Oleh sebab itu, kata Ahmed, maka warga lebih cenderung berbelanja ke swalayan mini karena bersih dan dilengkapi penyejuk ruangan serta pelayan yang baik.

Ahmed mengharapkan agar pedagang dapat memperhatikan kwalitas barang yang dijual sehingga pembeli tidak dikecewakan. Para pedagang menerapkan pelajaran yang diberikan penguasa ritel itu agar pendapatan bagi pelaku UMK lebih baik. (Antara)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved