Ahok vs DPRD DKI

Mabes Polri Belum Ada Rencana Ambil Alih Kasus UPS

Kasus UPS masih ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Mabes Polri Belum Ada Rencana Ambil Alih Kasus UPS
Ai Chintia Ratnawati
UPS yang berada di SMA Negeri 68 Jakarta Pusat 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU - Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Pol Rikwanto menegaskan kasus UPS masih ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

"Kasus UPS masih ditangani Polda Metro, kami hanya supervisi," ucap Rikwanto, Kamis (19/3/2015) di Mabes Polri.

Rikwanto menambahkan hingga saat ini pihak Mabes Polri belum berencana mengambil alih penanganan kasus tersebut.

Untuk diketahui, Penyidik Polda Metro Jaya masih terus melanjutkan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan alat uninterruptible power supply (UPS) untuk sekolah-sekolah di DKI Jakarta.

Sejak pekan lalu, penyidik masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi dan belum juga menetapkan nama tersangka.

Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Ajie Indra mengatakan, penyidik perlu merampungkan terlebih dulu seluruh pemeriksaan saksi-saksi sebelum menetapkan tersangka. Pasalnya, kasus dugaan korupsi ini tidak hanya dilakukan dalam satu kali proses lelang.

“Dari pemeriksaan saksi-saksi dan dokumen, diketahui lelang UPS ini bukan cuma sekali, melainkan ada 49 kali lelang. Maka, tidak bisa kalau baru sebagian saksi diperiksa lalu ditentukan tersangkanya,” kata Ajie saat dihubungi, Rabu (18/3/2015).

Ajie menjelaskan, lelang pengadaan UPS dilakukan berkali-kali sejumlah sekolah yang diberikan pengadaan. Itulah sebabnya, perusahaan pemenang tender juga berjumlah puluhan.

Menurut Ajie, bila tersangka sudah ditetapkan sebelum pemeriksaan terhadap seluruh saksi selesai, maka penyidik tidak dapat menilai kerugian negara yang utuh.

Ajie menyebut, pihaknya tengah berusaha untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi pengadaan alat yang dianggarkan mencapai Rp 5,8 miliar per unitnya itu.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved