Pengalihan Lahan di Pluit

BREAKING NEWS: Kejagung Biarkan Tersangka Korupsi Rp68 M Keliaran

Padahal Kejaksaan Agung sudah menetapkan Suwena jadi tersangka sejak 29 September 2014 lalu.

BREAKING NEWS: Kejagung Biarkan Tersangka Korupsi Rp68 M Keliaran
KOMPAS.com
Gedung Kejaksaan Agung. 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Direktur Utama PT Jakarta Propertindo, I Gede Suwena yang sudah jadi tersangka dalam kasus korupsi pengalihan tanah di kawasan Pluit, Jakarta Utara, tak juga ditahan Kejaksaan Agung sampai Rabu (18/3). Padahal akibat pengalihan tanah itu negara dirugikan Rp 68 milliar.

Padahal Kejaksaan Agung sudah menetapkan Suwena jadi tersangka sejak 29 September 2014 lalu.

Kasubdit Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAMpidsus), Sarjono Turin, membenarkan pihaknya belum menahan Suwena sampai kini. Atau lima bulan usai Suwena jadi tersangka.

"Masih proses, tapi dia (Suwena) sudah kami cekal," ujar Sarjono Turin kepada Warta Kota lewat pesan singkatnya, Rabu (18/3).

Dalam kasus ini, Suwena diduga terlibat pengalihan tanah seluas 5.000 meter persegi milik pemerintah provinsi DKI tahun 2012 lalu.

Tanah tersebut dialihkan kepada kepada PT Wahana Agung Indonesia, perusahaan milik pengusaha asal Medan, Sumatera Utara berinisial H.

Tanah itu diduga dialihkan tanpa seizin gubernur dan DPRD DKI. Akibatnya negara dirugikan Rp 68 Milliar.(ote)

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved