artis kasus narkoba

Fariz RM Ingin Sembuh dan Direhabilitasi

Saya ingin pulih dan berjanji ingin mengabdikan diri saya ke negara dan membantu generasi muda indonesia bebas dari narkoba, katanya.

Fariz RM Ingin Sembuh dan Direhabilitasi
Warta Kota/Bintang Pradewo
Fariz RM di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (16/3). 

WARTA KOTA, PASAR MINGGU - Proses persidangan musisi dan penyanyi senior Rustam Munaf atau kerap disebut Fariz RM untuk kasus penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang digelar kedua kali di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (16/3) sekitar pukul 14.15 WIB. Sidang yang berlangsung di ruang sidang utama itu berlangsung selama kurang lebih satu jam untuk mendengarkan eksepsi dari terdakwa yang dibacakan oleh kuasa hukum.

Sidang tersebut dipimpin oleh Ma‎jelis Hakim Tatie Hadienti dan dihadiri pula oleh beberapa Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan kuasa hukum dari terdakwa. Pantauan Warta Kota, terlihat Oneng istri dan dua buah hatinya, Ravenska Atwinda Difa serta Rivenski Atwinda yang mengenakan pakaian putih hitam.

Kehadiran mereka bertiga memberikan semangat dan motivasi tersendiri bagi pelantun lagu Barcelona itu. Mengenakan kemeja batik berwarna hitam dengan rompi merah bertuliskan tahanan Kejaksaan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Fariz terus mendengarkan eksepsi yang dibacakan kuasa hukumnya.

Hendra Heriansyah, salah seorang kuasa hukum terdakwa meminta majelis hakim untuk tidak mengadili sesuai dengan surat dakwaan dan meminta untuk dibatalkan. Pasalnya, dalam surat dakwaan itu tidak mencakup unsur yang detail baik objektif maupun subjektif. Dimana, terdakwa menginginkan adanya rehabilitasi untuk kesembuhannya dari jeratan narkoba.

"Pengadilan tidak berwenang mengadili dakwaan sesuai dengan surat dakwaan dan harus dibatalkan," kata Hendra di PN Jakarta Selatan, Senin (16/3).

Dalam eksepsi itu pula dia juga menyinggung tentang tempat persidangan yang seharusnya berada di Pengadilan Negeri Tangerang. Dimana, disitulah Fariz RM bertempat t‎inggal dan kedapatan mengkonsumsi narkoba di Jalan Camar, Bintaro Raya, Tangerang.

"Dengan alasan saksi ‎yang lebih dekat dengan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu tidak bisalah. Karena seharusnya di Pengadilan Negeri Tangerang," tuturnya.

Dia pun meminta agar proses penyidikan dihentikan. Selain itu, meminta pemulihan nama baik dari terdakwa. Dimana seharusnya, terdakwa bisa menjalani proses penyembuhan di panti rehabilitasi.

Rabu pembacaan tanggapan eksepsi
‎Menanggapi pembacaan eksepsi dari kuasa hukum Fariz RM, Ma‎jelis Hakim Tatie Hadienti ‎ menuturkan bahwa pembacaan tanggapan eksepsi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan diselenggarakan pada Rabu (18/3). Sidang pun ditutup dan Fariz RM terlihat bertemu dan berbincang dengan keluarga atas kasus yang diterimanya.

Sangat ingin sembuh
Dalam ruang tunggu terdakwa di PN Jakarta Selatan, Fariz RM mengungkapkan ‎rasa bersalahnya dan ingin berubah. Pria berusia 56 tahun itu mengaku ingin sembuh dan mengabdikan hidupnya kepada para anak bangsa agar tidak terjerumus pada jeratan narkoba.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved