Senin, 20 April 2026

Cari Tenaga Kerja Sektor Informal, Pakai Aplikasi Jofom

Bagi pencari tenaga kerja, aplikasi Jofom, juga memberikan manfaat.

Editor: Lucky Oktaviano

WARTA KOTA, JAKARTA - Tidak hanya bermanfaat bagi lulusan SMA dan SMK yang membutuhkan informasi lowongan pekerjaan. Bagi pencari tenaga kerja, aplikasi Jofom, juga memberikan manfaat.

Selama ini, situs pencari kerja lebih banyak dikhususkan bagi mereka dengan kualifikasi pendidikan sarjana dan dan di sektor formal.

Tanggal 14 September 2014 lalu, Jobstreet.com memperkenalkan aplikasi Jofom yang bisa diunduh di Google Play Store milik perangkat Android.

Melalui aplikasi ini, para pencari tenaga kerja yang ingin mempekerjakan mereka yang lulusan SMA dan SMK bisa memposting iklan lowongan kerja di sana.

Suresh Sakadivan, Product Owner Jobstreet.com, dalam peluncuran Jofom di Jakarta, Kamis (12/3/2015) siang menjelaskan, bagi perusahaan yang ingin mencari karyawan sektor informal caranya cukup mudah.

"Pertama unduh aplikasi ini di Google Play Store, setelah diinstall, pengguna diminta mencantumkan nomor ponsel untuk mendapat kode verifikasi. Setelah itu, para rekruter bisa memilih tayangan iklan pada pojok kanan bawah aplikasi," jelas Suresh.

Selanjutnya, rekruter menuliskan secara detail informasi lowongan kerja, yakni posisi yang ditawarkan, gaji, lokasi, dan nomor telepon yang dapat dihubungi.

"Fitur terakhir yang menjadi andalan aplikasi ini adalah wawancara langsung. Dimana, rekruter dapat memilih untuk langsung mengundang pencari kerja untuk hadir melakukan interview. Selanjutnya, pilih tayangkan," katanya.

Ia juga mengatakan, pada aplikasi Jofom tersebut, Jobstreet.com memberikan kredit pemasangan iklan gratis sebanyak lima lowongan kerja.

Sementara, Faridah Lim, Country Manager Jobstreet.com, mengatakan, sejak bisa diunduh 17 September lalu, tercatat sudah 14 ribu orang mengunduh aplikasi tersebut.

Faridah menargetkan, sebanyak 2 juta lulusan SMA dan SMK bisa mengunduh dan memanfaatkan aplikasi itu.

Tidak lupa, Faridah mengatakan, meski tidak 100 persen menjamin keamanan aplikasi itu, pihaknya berkeyakinan terus memberikan yang terbaik untuk bisa memberi manfaat mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. (Agustin Setyo Wardani)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved