Ahok Vs DPRD

Prabowo Keluarkan Kata Kasar Belajar dari Ahok

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Prabowo Soenirman, dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Prabowo Keluarkan Kata Kasar Belajar dari Ahok
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Prabowo Soenirman. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Prabowo Sunirman, dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Pelaporan dilakukan oleh Direktur LBH Pendidikan, Ayat Hidayat, karena Prabowo yang melontarkan kata-kata kasar kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, saat rapat mediasi antara DPRD dengan Pemprov DKI di Kemendagri beberapa waktu lalu.

Namun, Prabowo sendiri mengaku melontarkan kata-kata tersebut, karena belajar dari Ahok.

"Apa Pak Gubernur juga nggak bicara seperti itu, kenapa nggak diadukan sama mereka, saya belajar dari Pak Gubernur ngomong bajingan, saya selama ini melihat sikap Gubernur seperti ini, anak saya ngomongnya bajingan juga, karena Ahok ngomong seperti itu," kata Prabowo ditemui, usai rapat Panitia Hak Angket di Gedung DPRD DKI, Rabu (11/3).

Ia juga menegaskan, bahwa dirinya salah melontarkan kata-kata tersebut.

Namun, ia mengaku, hal tersebut, hanya masalah emosi sesat.

"Ini bukan masalah mencontoh, tapi ini masalah emosi sesaat. Saya tegaskan kenapa saya emosi, karena saya melihat temen-teman saya di eksekutif ditunjuk-tunjuk semua. Saya dulu mundur dari eksekutif gara-gara berantem sama Fauzi Bowo, saya belum pensiun lho waktu itu, ini teman-teman saya ditunjuk-tunjuk seperti itu, harga dirinya dimana? itu aja masalahnya," kata mantan Dirut PD Pasar Jaya tersebut.

Tak hanya itu, ia juga mengelak, bahwa dirinya melontarkan kata-kata rasis.

Pasalnya, ia hanya mengatakan dua kata kotor tersebut.

"Kalimat yang saya ucapkan hanya dua kalimat go***k dan juga bang**t. Saya nggak pernah bicara rasis. Anda boleh cek lagi berulang-berulang di Youtube-nya, ada nggak kata-kata saya yang rasis, an**ng, Cina, dan sebagainya," katanya.

Atas perilakunya tersebut, ia jugaa mengaku, bahwa sudah melaporkan ke partainya. Namun, tidak sanksi yang diberikan.

"Saya sudah lapor ke DPP, kan Pak Teguh sudah menjawab sebagai Ketua DPP, kan itu emosional kan nggak bisa," katanya.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved