Formula 1

Alasan Ricciardo Semringah

Pembalap Red Bull Daniel Ricciardo tak sabar menanti balapan pembuka Formula 1 musim 2015.

Alasan Ricciardo Semringah
Warta Kota/AFP
Pembalap Red Bull asal Australia, Daniel Ricciardo saat melakoni tes pramusim di Sirkuit de Cataulnya, di Montmelo-Barcelona, Spanyol pada 1 Maret 2015. 

WARTA KOTA, LONDON - Pembalap Red Bull Daniel Ricciardo tak sabar menanti balapan pembuka Formula 1 musim 2015. Ia merasa mendapatkan keistimewaan. Pasalnya, balapan “jet darat” itu akan berlangsung di negaranya sendiri, Australia, di Sirkuit Albert Park, Melbourne, 15 Maret mendatang. Pembalap 25 tahun itu mengaku punya motivasi ekstra untuk mencapai hasil terbaik.

“Saya tak sabar menanti balapan. Tentu saja seperti mendapatkan keistimewaan (mengawali balapan) di rumah sendiri. Hampir mirip dengan mengawali tahun yang baru. Di sana selalu ada motivasi baru,” kata Ricciardo dilansir crash.net, Minggu (8/3).

Motivasi lain yang menyuntik Ricciardo adalah ingin memperbaiki catatan musim lalu di Melbourne. Saat itu, tiga jam setelah perlombaan ia diskualifikasi karena timnya melanggar batasan aliran bahan bakar. Hal itu membuat finis keduanya di GP Australia dicabut.

Musim ini, Ricciardo lebih percaya diri mengacu hasil tes pramusim di Jerez dan Barcelona, Spanyol. Ia cukup puas dengan perkembangan dirinya, tim, serta tunggangan barunya RB11.

“Tes pramusim berjalan relatif bagus buat kami. Ada sedikit masalah reliabilitas meski kami sudah banyak belajar. Saya merasa kami masih punya sedikit yang harus dikerjakan, tapi tak ada tempat terbaik untuk melakukannya selain dalam balam balapan. Saya sudah siap,” tegas pembalap yang musim lalu finis di tempat ketiga dengan 238 poin di belakang Nico Rosberg (317), dan juara dunia Lewis Hamilton (384).

Kontrak baru?
Sementara itu, Hamilton memberi indikasi bakal segera meneken kontrak baru dengan Mercedes. Bahkan, kontrak tersebut dipercaya bakal membuatnya pensiun tanpa berpindah tim. Kontrak pembalap Inggris berusia 30 tahun itu berakhir pada akhir musim ini. Sejak musim lalu, perkara kontrak itu pun sudah mencuri perhatian.

“Semoga saja kami sudah berada dalam fase terakhir. Saya benar-benar tak tahu apakah ada jangka waktunya, tetapi saat ini kami praktis sudah berada dalam fase akhir pembicaraan. Saya berkomitmen kepada tim ini untuk masa depan yang panjang,” ujar Hamilton dilansir Guardian.

Untuk Hamilton, pembicaraan kontrak itu sendiri menghadirkan pengalaman baru karena kali ini ia melakukannya sendiri setelah hengkang dari manajemen XIX-nya Simon Fuller akhir tahun lalu. (eko)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved