ISIS

Alim Ulama Bogor Bertekad Perangi Gerakan ISIS

ISIS di Indonesia akan mempecah belah kesatuan dan persatuan, karena di dalam Islam tidak mengajarkan kekerasan

Penulis: |

WARTA KOTA, BOGOR - Alim ulama dan para pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) se-Kabupaten Bogor bertekad memerangi gerakan Islamic State Irak and Suriah (ISIS) di Bogor.

Dalam usaha penguatan peran dan konsolidasi melawan gerakan ISIS  sejumlah alim ulama dan juga pimpinan Ponpes mengadakan Halaqah yang bertempat di Pondok Pesantren lembah Arafah, Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Sabtu (7/3).

Plt Bupati Bogor Hj Nurhayanti yang hadir dalam pertemuan itu mengatakan, dalam memerangi ISIS perlu kiranya membentengi umat dengan meningkatkaan edukasi kepada masyarakat sampai kelas terbawah serta meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga paham radikalisme ISIS tidak bisa masuk dengan mudah.

"Upaya penguatan aqidah dan ketahanan moral juga perlu dilaksanakan secara intensif agar masyarakat memahami dengan tepat apa yang harus dilakukan apabila terdapat indikasi adanya ancaman gerakan ISIS di lingkungannya," ujarnya.

Plt Bupati juga meminta kepada para camat untuk terus mewaspadai gerakan yang ada di wilayahnya. Jangan sampai di daerah tersebut berkembang paham-paham yang dapat merusak nilai-nilai agama serta memecah belah kehidupan beragama.

"Terus tingkatkan kewaspadaan. Untuk  para camat di wilayah mereka bertugas jangan sampai ada gerakan yang merusak nilai-nilai keagamaan yang ada. Jalin komunikasi dengan Kapolsek,Danramil serta para tokoh agama, agar daerah tersebut tetap kondusif," katanya.

Dalam kesempatan itu Hj Nurhayanti menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh alim ulama yang telah mengadakan halaqoh seperti ini karena akan meningkatkan partisipasi aktif para pimpinan pondok pesantren dalam mendorong terwujudnya kesalehan sosial di tengah masyarakat.

Sementara itu, pimpinan Ponpes lembah Arafah, Anwar Sanusi mengatakan, keberadaan ISIS di Indonesia akan mempecah belah kesatuan dan persatuan, karena di dalam Islam tidak mengajarkan kekerasan serta pemaksaan terhadap umatnya.

"Saya minta kepada seluruh alim ulama untuk terus mewaspadai gerakan ISIS agar tidak berkembang di Negara Republik Indonesia, karena akan merusak kesatuan dan persatuan bangsa ini," katanya.

Sumber: WartaKota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved