Kasus Korupsi

Mandra Keluar dari Ruang Penyidik: Saya Merasa Dizalimi

Pelawak Betawi Mandra Naih keluar dari ruang penyidik di Gedung Jaksa Agung Muda Pidana Khusus sekitar pukul 18.45.

Mandra Keluar dari Ruang Penyidik: Saya Merasa Dizalimi
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Mandra usai diperiksa di kejaksaan agung, Rabu (25/2/2015). 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU - Pelawak Betawi Mandra Naih keluar dari ruang penyidik di Gedung Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) sekitar pukul 18.45. Tak ada tampang kusut atau muram dari wajah Mandra setelah keluar dari ruang penyidik, ia justru mengumbar senyuman dan menyapa wartawan.

Mandra yang mengenakan blazer hitam dipadu kemeja biru di dalamnya menjawab beberapa pertanyaan wartawan sambil berjalan maju menuju mobil tahanan. Pemain sinetron Si Doel Anak Sekolahan tersebut mengaku dizalimi oleh pihak penyidik karena merasa tak pernah dokumen yang diberikan penyidik.

"Ya saya merasa dizalimi, saya kan sudah kooperatif mengikuti semua prosedur. Saya ini cuma korban," kata Mandra santai sambil tersenyum.

Mandra juga melambaikan tangannya saat sudah berada di dalam mobil tahanan satuan khusus PPTPK Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Mandra tak begitu banyak bicara, ia hanya mengumbar senyum kepada sejumlah pewarta.

Sementara itu, saat Mandra dibawa oleh mobil tahanan untuk dimasukan ke Rutan, seorang wanita berkerudung tampak menangis tersedu-sedu. Wanita tersebut diketahui sebagai manajer Mandra. (Wahyu Tri Laksono)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved