Breaking News:

Pesawat Air Asia Ditemukan

Basarnas Serahkan Badan Pesawat Air Asia Secara Simbolis ke KNKT

Badan pesawat tersebut juga untuk meyakinkan masyarakat dan semua pihak, sudah tidak ada lagi korban yang ditemukan.

Editor: Andy Pribadi
Panji Baskhara Ramadhan
Badan SAR Nasional (Basarnas) menyerahkan secara simbolis bangkai Pesawat Air Asia QZ 8501 Jurusan Surabaya -Singapura ke pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), di Dermaga KD 006, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (2/3). 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK - Pihak Badan SAR Nasional (Basarnas) menyerahkan secara simbolis bangkai Pesawat Air Asia QZ 8501 Jurusan Surabaya -Singapura ke pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), di Dermaga KD 006, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (2/3).

Penyerahan itupun dilakukan dengan penandatanganan berita acara penyerahan oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo dan Ketua KNKT Tatang Kurniadi.

Hasil pengamatan wartakotalive.com, penandatanganan yang dilakukan di helideck KN SAR Pacitan berlangsung lancar. Usai penandatangan Bambang dan Tatang pun berjabat tangan dengan erat.

Pada acara penandatangan penyerahan ini pun dihadiri pihak-pihak terkait operasi penyelamatan pesawat, yakni penyelam dari Basarnas dan SKK Migas, Air Asia, dan beberapa pihak lainnya.

Usai penandatangan penyerahan, para anggota Basarnas dan instansi terkait bertepuk tangan dengan mariah. Para awak media pun langsung mengabadikan penandatangan tersebut melalui kamera.

Saat itu, Bambang langsung membuka pidatonya di helidek tersebut. Dirinya mengatakan operasi pengangkutan dan pengevakuasian korban pesawat yang jatuh di Perairan Selat Karimata, Kalimantan Tengah, pada 28 Desember 2014 lalu, merupakan bagian akhir dari operasi.

"Skenario dari awal adalah mencari korban sebanyak-banyaknya, menemukan black box, dan terakhir badan pesawat," ucapnya sembari menoleh bangkai pesawat yang saat itu berada di kapal Crest Onyx milik SKK Migas.

Selain untuk keperluan investigasi berlanjut KNKT, badan pesawat tersebut juga untuk meyakinkan masyarakat dan semua pihak, sudah tidak ada lagi korban yang ditemukan. Baik dalam bentuk jenazah yang masih utuh, maupun bagian-bagian potongan tubuh korban.

"Ini juga untuk meyakinkan, bahwa pencarian sudah tidak ditemukan lagi bagian-bagian tubuh maupun jenazah korban," tuturnya. (Panji Baskhara Ramadhan)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved