Betonisasi Jalan Cinere Depok Sangat Buruk, Warga Jadi Korban

Betonisasi Jalan Jati Raya Timur, Cinere, Depok, yang dilakukan Pemkot Depok pertengahan Desember 2014 dinilai warga berkualitas buruk.

Wartakotalive.com/Budi Samlaw Malau
Ruas Jalan Jati Raya Timur, Depok, sepanjang sekitar 100 meter yang dibeton Desember 2014 lalu dan dianggap warga berkualitas buruk karena kerap menimbulkan kecelakaan akibat beton jalan bergelombang, Minggu (1/3/2015). 
WARTA KOTA, DEPOK— Betonisasi Jalan Jati Raya Timur, Cinere, Depok, yang dilakukan Pemerintah Kota Depok pertengahan Desember 2014 lalu dinilai warga sekitar memiliki kualitas buruk. Sebab sedikitnya ada 3 kali kecelakaan tunggal sepeda motor, yang terjadi di ruas jalan itu setelah betonisasi dilakukan. "Semestinya pembangunan betonisasi di jalan itu tidak mengundang jatuhnya korban. Ini membuktikan betonisasi di sana dilakukan tergesa-gesa," kata Peter (40) juru bicara warga Kompleks TNI AL, Pangkalan Jati, Cinere, Depok kepada Warta Kota, Minggu (1/3/2015). Menurutnya peristiwa kecelakaan terakhir terjadi Sabtu (28/2/2015), dimana Hendrik warga sekitar yang mengendarai sepeda motor di sana terjungkal. Beruntung Hendrik hanya mengalami luka gores di lengannya. "Kecelakaan ini sudah yang ketiga kali, setahu kami yang terjadi di ruas jalan yang sama," kata Peter. Sebelumnya pada Selasa (20/1/2015) lalu Suriah (41) warga Jalan Melur, RT 03/04, Pangkalan Jati, Cinere, Depok, juga terjungkal akibat cekungan di Jalan Jati Raya Timur yang dibeton secara serampangan. Ia mengalami luka-luka yakni kaki kanannya patah, dua giginya yakni satu gigi atas dan satu gigi bawah tanggal, enam jahitan di bibirnya, dan luka gores di siku kanan. "Ada juga satu pengendara motor yang tewas karena kecelakaan tunggal di sana," ujar Peter. Karenanya tutur Peter, warga meminta Pemkot Depok yakni Dinas Bimasda Depok bertanggung jawab. Selain itu kata Peter pihak Kelurahan Pangkalan Jati dan Kecamatan Cinere juga mesti ikut bertanggung jawab karena mereka yang mendorong betonisasi tergesa-gesa ini dilakukan. "Semua pihak itu harus bertanggung jawab dengan segera melakukan pekerjaan konstruksi untuk koreksi dan rehabilitasi mutu permukaan jalan di Jalan Jati Raya Timur yang dibeton itu," kata Peter. Menurutnya warga berharap koreksi perbaikan mutu secepatnya dilakukan. "Sebab jika tidak korban lainnya akan berjatuhan, dan membuat kami warga setempat khawatir dan was-was," ujar Peter.
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved