Begal Motor
Begal Motor Tewas Dikeroyok di Pasar Minggu, Polisi Periksa Tiga Saksi
Polisi memeriksa tiga saksi terkait begal motor yang tewas dihakimi massa di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (1/3/2015) pagi.
Tayang:
Editor:
Suprapto
WARTA KOTA, PASARMINGGU— Polisi memeriksa tiga saksi terkait begal motor yang tewas dihakimi massa di lintasan rel kereta api volvo di Jalan Purbaya, Kelurahan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (1/3/2015) pagi.
Tiga saksi yang sudah diperiksa, antara lain Mohammad Nasir (45), seorang tukang ojek.Lalu Kiki Yuliani (32), penjual pulsa di dekat lokasi. Dan Mohammad Ali, penjaga pintu perlintasa kereta volvo.
Kanit Reskrim Polsek Pasar Minggu, Ajun Komisaris Murgiyanto, mengatakan, kini pihaknya tengah mencari korban untuk dimintai keterangan.
Sebab korban menghilang usai kejadian. Polisi bahkan belum sempat menanyakan identitas korban. Korbannya diketahui seorang ibu yang tengah dibonceng motor oleh seorang lelaki.
Aksi begal yang berakhir dengan kematian sang begal ini terjadi pada pukul 08.30 pagi. Komplotan begal menggunakan dua motor. Masing-masing motor diisi dua begal.
Komplotan ini kemudian beraksi di perlintasan kereta volvo. Salah satu begal turun dan mencoba merampas tas. Tapi korban menahan tas, lalu begal mengacungkan golok. Korban lalu berteriak sampai warga, penjaga pintu perlintasan, dan pelintas tertarik. Lalu mengejar begal. Salah satu pelaku tertinggal dan jadi bulan-bulanan massa. Dia sempat dilarikan ke RS Kramat Djati tapi kemudian tewas.
Pelaku yang tewas bernama Cecep Saidin (34). Warga Jalan Batu jamrud No. 51 RT 6/5, Kelurahan Batu ampar, Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur.
Dari tangan tersangka yang tewas, polisi menyita sebilah golok sebagai barang bukti.