Krisis Beras

Walkot Bogor Jamin Kota Bogor Aman Krisis Beras

Jika melihat ketersedian beras di Pasar Bogor, saya jamin tidak ada penimbunan beras di Kota Bogor

Walkot Bogor Jamin Kota Bogor Aman Krisis Beras
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
ILUSTRASI - pedagang beras di kawasan Pasar Palmerah, Jakarta Pusat, Jumat (6/1/2013), sedang menjajakan dagangannya. Harga beras kulaitas bagus Rp 9.000/Liter setelah pekan kemarin harganya Rp. 8.500/Liter, naik Rp. 500 

WARTA KOTA, BOGOR - Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menjamin stok beras di Kota Bogor aman. Untuk memastikan stok beras di Kota Bogor, Bima Arya melakukan sidak ke Pasar Bogor, Kamis (26/2/2015). ‎

"Jika melihat ketersedian beras di Pasar Bogor, saya jamin tidak ada penimbunan beras di Kota Bogor," ujarnya kepada wartawan.

Sidak dilakukan Bima Arya sekitar pukul 16.00 WIB. Dia didampingi Direktur Utama PD Pasar Pakuan Jaya, Andri Latif Asikin mendatangi sejumlah kios beras di lantai dua Pasar Bogor. Dalam kesempatan tersebut Bima sempat menanyakan mengenai stok beras dan harga beras.

Seorang pedagang beras, Harja mengatakan, beras sempat ada keterlambatan pasokan, tapi masih bisa mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.
"Harga beras  ada kenaikan akibat dampak keterlambatan tersebut," katanya.

Usai sidak Bima mengakui memang ada kenaikan harga beras seperti di wilayah lainnya. Rata-rata kenaikan beras berkisar antara Rp 3.000-Rp4.000 per liternya.

Untuk menstabilkan harga beras, Bima akan memerintahkan Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kota Bogor untuk melakukan Operasi Pasar.

Sementara itu, Dirut PD Pasar Pakuan Jaya, Andri Latif Asikin mengatakan, pihaknya juga akan terus memantau fluktuasi harga beras.

Selama ini pasokan beras di Pasar  Bogor disuplai dari gudang beras Bulog yang ada di kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. 

"Memang. harga beras dari bulognya sudah naik. Akibatnya harga di pasar juga naik. Alasan kenaikan karena keterlambatan panen akibat musim hujan," katanya.

Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved