Kemenperin Gelar Penghargaan Industri Hijau 2015

Kementerian Perindustrian kembali menggelar program penghargaan industri hijau

Penulis: | Editor: Dian Anditya Mutiara
wikipedia
Logo Kementerian Perindustrian 

WARTA KOTA, PALMERAH - Kementerian Perindustrian kembali menggelar program penghargaan industri hijau kepada perusahaan industri yang telah menerapkan prinsip-prinsip industri hijau dalam proses produksinya.

Meskipun sifatnya sukarela, kegiatan reguler tahunan tersebut terus menunjukkan peningkatan jumlah peserta.
"Hal ini menjadi suatu indikasi bahwa kesadaran industri untuk menerapkan industri hijau semakin meningkat," kata Sekjen Kemenperin Ansari Bukhari selaku Plt. Kepala Badan Pengkajian Kebijakan Iklim dan Mutu Industri (BPKIMI) di Jakarta, Rabu (25/2/2015).

Pada tahun 2014, penghargaan industri hijau diberikan kepada 101 perusahaan atau naik dari tahun sebelumnya sebanyak 74 perusahaan. "Pada tahun 2015 ini, saya mengharapkan akan lebih banyak lagi perusahaan industri yang mengikuti program penghargaan industri hijau, dan saya juga meyakini bahwa sebetulnya sudah banyak perusahaan
industri yang sudah menerapkan prinsip industri hijau," tegas Sekjen Kemenperin.

Penghargaan industri hijau merupakan langkah persiapan bagi pelaku industri untuk penerapan Standar Industri Hijau.
Sementara itu, Standar Industri Hijau adalah standar industri yang terkait dengan bahan baku, bahan penolong, energi, proses produksi, produk, manajemen pengusahaan, pengelolaan limbah dan/atau aspek lain yang dibakukan dan disusun secara konsensus oleh semua pihak yang terkait yang bertujuan untuk mewujudkan industri hijau.
Standar ini dirumuskan menurut Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).

Rencananya tahun ini diterapkan 4 Standar Industri Hijau untuk Komoditi Billet dan Bloom Baja Tuang Kontinyu; Semen Portland; Pulp dan Pulp Kertas Terintegrasi; dan Ubin Keramik, yang akan disahkan oleh Menteri Perindustrian melalui Peraturan Menteri.

Pada tahap awal, Standar Industri Hijau akan diberlakukan secara sukarela. Pada tahapan ini, pemerintah akan memfasilitasi perusahaan industri untuk memenuhi Standar Industri Hijau melalui pemberian insentif non fiskal; penguatan kapasitas kelembagaan, dan fasilitasi dalam kegiatan promosi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved