Wagub DKI: Berantas Miras Oplosan Harus Sampai ke Pabriknya

Wakil Gubernur DKI Jakarta mengatakan untuk menertibkan masalah miras oplosan, maka perlu mematikan pusat produksinya.

Wagub DKI: Berantas Miras Oplosan Harus Sampai ke Pabriknya
Kompas.com
Ilustrasi miras oplosan merenggut nyawa 

WARTA KOTA, JATINEGARA - Miras oplosan sekarang ini masih marak beredar di DKI Jakarta. Padahal ada banyak pedagang miras oplosan eceran yang sudah ditertibkan petugas.

Sayangnya para petugas jarang menyentuh pabrik pembuat. Terkait hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan untuk menertibkan masalah miras oplosan, maka perlu mematikan pusat produksinya.

"Kalau kita mau telusuri, cari sumbernya. Mana pabriknya dan gerebek pabriknya, matikan pabriknya. Jangan hanya pengecer," kata Djarot, saat berada di Kantor Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (25/2).

Djarot juga menampik anggapan Satpol PP tidak dapat menindak. Hanya saja petugas perlu melibatkan aparat hukum seperti kepolisian, mengingat Satpol PP bergerak sebatas perda. Pasalnya masalah miras oplosan sudah masuk ranah hukum.

"Ketika melanggar peraturan hukum atau pemerintah, itu ranah kepolisian dong. Maka itu dibutuhkan operasi gabungan kerjasama dengan Satpol PP dan kepolisian," tambah Djarot.

Djarot menambahkan lokasi dimana pabrik miras tersebut perlu dicari tahu keberadaannya. Apakah pabrik miras oplosan itu bertempat di ibukota atau justru berada di luar Jakarta.

"Kalau di Jakarta maka akan kita sikat. Apabila pabriknya di luar Jakarta, Jawa Barat, Banten atau dimana, itu tanggung jawab dari sana. Masa Satpol PP kita harus ke Bandung, ke Banten, kan enggak mungkin," ungkapnya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved