Formula 1

Waduh, Fernando Alonso Gegar Otak

Pejabat trek di Sirkuit Barcelona-Catalunya menyatakan, Alonso keluar jalur pada tikungan tiga, lalu mobilnya menabrak pagar pembatas.

Waduh, Fernando Alonso Gegar Otak
Warta Kota/AFP
Mobil MP4-30 yang dikemudikan pembalap McLaren Fernando Alonso, hancur setelah menabrak dinding pembatas lintasan, saat hari terakhir uji coba pra-musim Formula 1 2015 di Sirkuit Katalunya, Spanyol, Senin (23/2) WIB. Alonso mengalami gegar otak akibat kecelakaan tersebut. 

WARTA KOTA, BARCELONA - Pembalap McLaren Fernando Alonso lolos dari cedera serius, meski menderita gegar otak usai mengalami kecelakaan tunggal pada hari terakhir tes pra-musim Formula 1 2015 di Barcelona, Senin (23/2) WIB.

Alonso langsung dibawa ke rumah sakit dengan helikopter, tak lama setelah kecelakaan.

Pejabat trek di Sirkuit Barcelona-Catalunya menyatakan, Alonso keluar jalur pada tikungan tiga, lalu mobilnya menabrak pagar pembatas. Pembalap Spanyol berumur 33 tahun itu menjalani tes medis lanjutan di rumah sakit, setelah sebelumnya sempat dirawat di pusat medis di sirkuit.

Setelah insiden, Alonso dipindahkan dari sirkuit menggunakan ambulans. Tak jelas apakah Alonso melakukan kesalahan, ataukah ada kerusakan pada mobilnya.

Pihak McLaren mengatakan bahwa Alonso masih sadar setelah kecelakaan. Luis Garcia Abad, penasihat Alonso menjelaskan di Twitter, bahwa sang pembalap dalam kondisi oke pasca-insiden.

Hasil diagnosis yang kemudian dikonfirmasi oleh pihak McLaren melalui juru bicara mereka menyatakan, hasil pemindaian menunjukkan bahwa Alonso tidak mengalami cedera. Hasil diagnosis juga mengharuskan mantan pembalap Ferrari itu harus menginap di rumah sakit sedikitnya selama 24 jam, sebagai tindakan pencegahan agar efek gegar otak tak meluas.

McLaren juga mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa juara dunia Formula 1 dua kali itu dalam kondisi sadar dan telah berbicara dengan dokter. Eric Boullier selaku Direktur Balap McLaren juga terus memberikan update positif atas kondisi Alonso.

Pembalap yang bernama lengkap Fernando Alonso Diaz tersebut, juga sudah menjalani pemindaian CT dan MRI yang kedua, di mana hasilnya juga menunjukkan tak ada cedera serius. Namun, Alosno harus tetap berada di rumah sakit selama 24 jam.

Boullier langsung mementahkan berbagai spekulasi tentang penyebab kecelakaan yang dialami Alonso.

"Kecelakaan Fernando adalah salah satu dari hal-hal yang terjadi pada sesi uji coba. Untungnya, dia baik-baik saja, tapi mengalami gegar otak. Karena itu, ia harus menginap semalam di rumah sakit, sebagai tindakan pencegahan. Itu tindakana yang normal setelah gegar otak," tutur Boullier di laman McLaren.

Halaman
12
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved