Tenis
David Ferrer Taklukkan Rio
Petenis Spanyol David Ferrer menjuarai turnamen ATP Rio Terbuka di Rio de Janeiro, Brasil, Senin (23/2) WIB
WARTA KOTA, RIO DE JANEIRO - Petenis Spanyol David Ferrer menjuarai turnamen ATP Rio Terbuka di Rio de Janeiro, Brasil, Senin (23/2) WIB, usai menang mudah atas Fabio Fognini asal Italia dengan skor 6-2, 6-3.
Fognini yang merupakan petenis peringkat 28 dunia, sempat membuat kejutan dengan menyingkirkan juara bertahan Rafael Nadal di semifinal, tapi tak bisa mengatasi Ferrer saat unggulan kedua itu melesat melampaui dia dalam pertandingan berdurasi satu jam 23 menit itu.
"Ini pekan yang sangat spesial buat saya," kata petenis nomor sembilan dunia, setelah mencatat kemenangan ke delapan atas Fognini.
Ferrer telah mengantongi dua gelar tahun ini, setelah menjuarai turnamen Doha bulan lalu.
Ferrer dan Rafael Nadal bergabung dengan mantan petenis nomor satu dunia dari Brasil, Gustavo Kuerten, di Sambadrome dalam festival pekan lalu, sebelum bertanding di lapangan tanah lihat dalam cuaca lembab.
"Saya berjanji tahun depan akan berlajar menari samba," seloroh Ferrer saat memberikan sambutan kepada penonton di Jockey Club di Rio.
Sementara, meski tak juara, Fognini tetap merasa bahagia karena mampu mengalahkan Nadal untuk pertama kalinya.
"Maaf David, saya tidak bisa mengimbangi Anda, tapi saya mengalahkan raja lapangan tanah liat," ujarnya.
"Ketika Anda kalah di final, Anda selalu kecewa, tapi ini adalah pekan yang besar bagi saya. Kemarin saya mengalahkan Rafa, dan dia adalah yang terbaik di lapangan tanah liat. Saya pikir hari ini saya tidak segar. Untuk menjadi 100 persen (dan menang) melawan David adalah hal yang sulit. Membayangkan kondisi ini lebih sulit lagi," papar Fognini.
Di kelompok putri, unggulan pertama dari Italia, Sara Errani, meraih gelar juara setelah mengalahkan unggulan keenam dari Slovakia, Anna Karolina Schmiedlova dengan skor 7-6 (7/2), 6-1.
Kemenangan itu mendongkrak peringkat dunia Errani mendekati 10 besar. Dalam daftar peringkat terbaru kemarin, ia naik dari urutan 16 ke peringkat 12.
"Saya senang main di lapangan tanah. Saya ke sini lagi tahun depan untuk Olimpiade, tapi sayang itu tidak di lapangan tanah liat," ucap Errani. (pen)