Otomotif

Hujan Reda, Hati-hati Ban Motor Retak

Biasanya pasca-Imlek intensitas hujan akan mulai berkurang. Bagi para bikers harus tetap waspada karena adanya ancaman ban retak

Hujan Reda, Hati-hati Ban Motor Retak
Agung Kurniawan
Pastikan Anda mengganti ban yang sudah tipis demi keselamatan di jalan. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Hari Raya Tahun Baru China (Imlek) sudah berlalu, biasanya pasca-Imlek intensitas hujan akan mulai berkurang. Tapi ada hal yang harus diwaspadai para bikers yang tetap beraktivitas selama musim hujan beberapa pekan lalu.

Bila pengendara sepeda motor kerap keluar masuk genangan air atau bahkan melibas banjir, waspadai ancaman ban retak yang bisa terjadi pada ban sepeda motor. "Penyakit" ini kerap muncul pada ban-ban sepeda motor yang dalam kondisi tidak prima, biasa dibiarkan setelah bermain air di musim hujan.

"Ancaman ban retak biasa muncul kalau tekanan angin ban kurang dari standar," jelas Tumpal, pengelola Bursa Ban Motor kepada KompasOtomotif di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (22/2/2015).

Apalagi, banyak biker yang sengaja mengurangi tekanan udara pada ban ketika musim hujan, dengan berharap bisa memperoleh traksi lebih baik di atas permukaan jalan yang licin. Padahal, anggapan ini salah, pola kembang pada ban yang didesain untuk memecah air di jalan basah justru tidak maksimal jika tekanan angin dikurangi.

Panas yang ditimbulkan akibat gesekan ban dengan jalan bisa mengancam ban retak jika tidak punya tekanan angin yang ideal. Jadi pastikan Anda memeriksa kondisi ban motor kesayangan setelah musim hujan lewat! (Agung Kurniawan)

Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved