Percobaan Bunuh Diri
Edan, Pria Ini Lompat dari Lantai 23
Bunyinya gabruk kaya tabrakan mobil. Pas dicek ternyata ada orang yang terjatuh dari lantai 23 apartemen, kata dia
WARTA KOTA, TEBET - TR (37), sesosok pria yang ditemukan tewas berlumuran darah di halaman parkir Apartemen Lavande, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (19/2) setelah loncat dari lantai 23 gedung itu. Akibat insiden itu, membuat kehebohan di Apartemen yang letaknya di samping Universitas Sahid.
Kejadian terjadi pada pukul 08.30 WIB. Dimana ada suara benturan keras yang terdengar di halaman parkir Apartemen Lavande. Salah seorang saksi yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan bunyi itu seperti tabrakan antara kendaraan. Namun, ternyata malah ada sesosok mayat yang sudah berlumuran darah.
"Jam setengah sembilan kejadiannya. Bunyinya gabruk kaya tabrakan mobil. Pas dicek ternyata ada orang yang terjatuh dari lantai 23 apartemen," kata dia yang berada dekat lokasi kejadian kepada Warta Kota di Apartemen Lavande, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (19/2) siang.
Mobil-mobil mewah yang diparkirkan di lahan seluas kurang lebih seratus meter itu tidak mengenai korban. TR jatuh dan tewas diantara mobil Honda Jazz dan Mercedes Benz berwarna putih.
"Ngga menimpa apa-apa sih korban. Langsung ke aspal aja dan tewas seketika," tuturnya.
Terkejut dengan peristiwa itu, pengelola apartemen Lavande langsung menghubungi pihak Kepolisian Sektor Tebet. Hal ini dilakukan agar proses evakuasi korban segera dilakukan.
Setibanya sekitar pukul 09.00 WIB, pihak Kepolisian dari Polsek Tebet dan Unit Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Diketahui bahwa korban bukanlah penghuni dari sebuah Apartemen Blok A disana. Melainkan, hanya teman dari salah seorang pemilik apartemen.
"Pemiliknya aja ngga tahu kejadiannya. Soalnya itu temennya sempet minjem mobil pemilik sehari sebelumnya yaitu Mercedes Benz," tuturnya.
Untuk melakukan identifikasi, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Hal ini guna proses otopsi dan visum dari korban.
Saat Warta Kota, ingin mengkonfirmasi kejadian itu kepada pengelola Apartemen Lavande, pihak sekuriti melarangnya. Menurut salah seorang satpam bahwa sudah diurus oleh pihak Kepolisian Sektor Tebet dan pengelola melarang wartawan untuk masuk.(bin)