Fasilitas Umum

Ahok Kebut Program Sistem Jalan Berbayar di 2015 Ini

Pemerintah Provinsi DKI terus melakukan percepatan untuk pembangunan Electronic Road Pricing (ERP) atau program sistem jalan berbayar.

Penulis: Mohamad Yusuf |
WARTA KOTA, GAMBIR - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terus melakukan percepatan untuk pembangunan Electronic Road Pricing (ERP) atau program sistem jalan berbayar. Pihaknya, pun tetap optimis bahwa ERP bisa berjalan pada tahun ini. "Bisa, kita sedang usahakan (dipercepat -red). Kita sedang cari celahnya gimana. Karena peraturannya yang belum ada, karena narik uang, retribusi masih belum jelas. Ini kan pertama kali kan," kata kata Ahok, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2015). Pihaknya pun menyarankan untuk menggandeng pihak PT Jakarta Propertindo (JakPro), untuk pembangunan tersebut. "Kita tugaskan JakPro, kita ingin hitung. Kita kan belum pernah nih, mau menentukan berapa tahun balik modal, berapa baginya. Kita kan nggak tahu. Kalau JakPro ditanaminnya di dalam, Jakpro ikut kayak swasta kan. Dia hitung, JakPro punya kita kan. Dia udah hitung untung rugi berapa, kita tinggal minta dong cari tahu betul itu untungnya, habis itu kita mau lelang," katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Benjamin Bukit, mengatakan, bahwa proyek ERP tersebut tidak mungkin dilakukan pada sebulan atau dua bulan kedepan. Pasalnya, masih banyak hal yang belum selesai dilakukan. "Nggak mungkinlah (bulan depan) karena kami harus prepare. Banyak yang harus dilakukan," kata Benjamin. Bahkan, Lanjut Benjamin, untuk lelang pada bulan Maret pun, pihaknya masih pesimis bisa dilakukan. Pasalnya, proyek tersebut, merupakan proyek besar yang harus penuh kehati-hatian. "Lelang pada bulan Maret, itu pun kami nggak bisa janji. Karena itu perlu kehati-hatian. Banyak perniknya. Apalagi investasinya triliunan," kata Benjamin. Pihaknya pun telah melakukan langkah pertamanya dengan mencari partner atau Mitra, karena proyek tersebut tidak menggunakan APBD. "Kami disarankan ke JakPro kerjasamanya," kata Benjamin. Namun, kata Benjamin, ia yakin bahwa proyek itu selesai pada tahun ini. Karena itu, saat ini pihaknya terus melakukan percepatan untuk proyek pembangunan ERP tersebut. "Saat ini kami sedang lakukan pembentukan struktur organisasinya. Menunjuk BLUD dengan JakPro. Mematangkan dokumen tender. Lalu melelangnya, siapa yang nanti mengelolanya. Tahun ini the show must go on," kata Benjamin‎.
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved