KPK Vs Polri

Komisi Yudisial Akan Periksa Etika Hakim Sarpin

Komisioner Komisi Yudisial, Jaja Ahmad Jayus mengaku sejauh ini pihaknya belum menggelar pleno mengenai kinerja hakim Sarpin Rizaldy.

Komisi Yudisial Akan Periksa Etika Hakim Sarpin
Wartakotalive.com/Dany Permana
Hakim Sarpin Rizaldi hendak memimpin sidang perdana praperadilan penetapan Budi Gunawan sebagai tersangka pemilik rekening mencurigakan oleh KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (2/2/2015). Sidang tersebut ditunda sampai minggu depan karena ketidakhadiran pihak tergug 

WARTA KOTA, PALMERAH— Komisioner Komisi Yudisial (KY), Jaja Ahmad Jayus mengaku sejauh ini pihaknya belum menggelar pleno mengenai hasil praperadilan yang diputus Hakim Sarpin Rizaldy.

Sebab, KY belum menerima laporan atau aduan dari masyarakat terhadap kepemimpinan Hakim Sarpin Rizaldi yang mengeluarkan putusan tersebut.

"Di meja saya itu belum ada (informasi), apakah ada pleno atau tidak. Karena prosesnya kalau ada laporan pelanggaran kode etik hakim, ada tahapan. Pemberkasan, dibentuk panel, apakah di panel diberikan sanksi atau tidak, kalau diberi sanksi maka dibentuk pleno," kata Jaja di ruang kerjanya, di KY, Selasa (17/2/2015).

Terkait putusan tersebut, Jaja mengatakan tak akan menangani substansi putusan seorang hakim. Tetapi lebih kepada kode etik hakim selama persidangan digelar.

"Kalau substansi putusan KY tidak berwenang. Tapi KY bertugas pada ranah kode etik hakim," kata Jaja.

Penulis: z--
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved