Pasca Sidang Praperadilan, SBY Nge-Twit Soal Nafsu Meraih Kekuasaan
Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berdoa agar kemelut politik segera berakhir.
PALMERAH, WARTAKOTALIVE- Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan doanya pada Senin (16/2/2015) sekitar pukul 12.45 mengenai suhu politik negeri ini.
Doa itu disampaikan melalui akun twitternya. Yang menarik, hal itu disampaikan bersamaan dengan keputusan sidang praperadilan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka kasus korupsi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Pengadilan memutuskan bahwa status Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka yang diberikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak sah.
Keputusan ini tentu memicu respons dari berbagai pihak, termasuk imbasnya berupa aksi unjuk rasa di Istana.
Sementara itu, harapan dan doa SBY apakah terkait perkara itu masih belum jelas. Akan tetapi, doa dan harapan itu disampaikan setelah dirinya tidak aktif nge-twit tiga hari lalu.
Berikut beberapa isi akun twitter SBY :
Dengan kekuasaanMu pula ya Allah, semoga kemelut politik ini segera berakhir. Masih banyak tugas negara & pemimpin utk rakyat Indonesia. *SBY*
Meskipun banyak yg berkuasa di negeri ini, tetapi Engkaulah yg Maha Kuasa. Bimbinglah agar kekuassan mereka digunakan dgn benar. *SBY*
HambaMu memohon, tuntunlah para pemimpin kami agar mengutamakan kepentingan negara, bukan kepentingan pribadi masing-masing. *SBY*
Tak semua cerita di balik layar itu kami ketahui. Tetapi, Engkau Maha Tahu. Karenanya, setelah Kau berikan pelajaran, tolonglah kami. *SBY*
Ya Allah, kami malu mengatakan, di balik prahara ini, ternyata banyak kisah & drama yg berkaitan dgn nafsu utk meraih kekuasaan. *SBY*
Ya Allah, beri pencerahan batin & kekuatan akal sehat kepada para elite & pemimpin bangsa, agar dpt mengambil pilihan yg tepat & bijak. *SBY*
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa. Pemimpin, bangsa dan negara kami tengah Engkau uji sekarang ini. Tolonglah kami. *SBY*