Jakarta Banjir

Pengungsi Banjir Batita Jangan Diberi Makanan Instan

Pengungsi korban banjir terutama batita harus menghindari makanan instan.

Pengungsi Banjir Batita Jangan Diberi Makanan Instan
istimewa
Para pengungsi banjir terutama batita harus diberikan makanan pendamping ASI 

WARTA KOTA, TANGERANG - Pengungsi korban banjir khususnya anak bayi bawah tiga tahun harus menghindari mengonsumsi makanan yang dibuat instan, seperti halnya mi instan.

Ini juga yang mendorong Dompet Dhuafa membagikan Makanan Pendamping ASI (MP ASI) kepada 300 balita di Posko Pengungsian Total Persada yang berada di Masjid Al Mujahidin, Kelurahan Gembor, Kecamatan Priok, Kota Tangerang, Kamis (12/2/2015)).

Sanadi, tim relawan menuturkan, MPASI diberikan karena makanan bayi tidak boleh diberikan sembarangan. Mereka harus bertahan hidup dengan gizi yang baik.

"Makanan tambahan ASI ini akan mengurangi konsumsi susu formula dan makanan instan untuk bayi di bawah tiga tahun batita," katanya.

Lebih lanjut Sanadi menuturkan, hujan deras yang mengguyur sejak Minggu sore (8/2) menyebabkan wilayah Jabodetabek dan sekitarnya terendam banjir.

Salah satu wilayah yang berdampak banjir cukup parah wilayah Total Persada, Tangerang mengungsi. Sekitar 85 KK berasal dari RW 08, harus tinggal di posko pengungsian. Ketinggian genangan air kini telah mencapai 2 meter.

Sejak Senin (10/2), tim relawan kemanusiaan Dompet Dhuafa bersinergi TNI Koranmil 18/Jatiuwung dan relawan setempat terjun langsung membantu evakuasi warga yang masih bertahan di rumah dengan menggunakan perahu karet.

Penulis: z--
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved