Semenjak Depresi, Dony Jadi Juru Parkir di Pondok Gede

Johanes Saptono alias Dony (45) diduga depresi semenjak pulang dari negara Belanda beberapa tahun silam.

Wartakotalive/Fitriyandi Al Fajri
Rumah Elizabeth Jupri (79), perempuan yang dianiaya anaknya Johanes Saptono alias Dony (45), ramai ditonton anak sekolah saat jam istirahat. Rumah yang terletak di Komplek Rafles Bank of Tokyo Blok A 16 RT 03/14, Jatimakmur, Pondokgede, Bekasi ini tampak sepi. 

WARTA KOTA, BEKASI - Johanes Saptono alias Dony (45) diduga depresi semenjak pulang dari negara Belanda beberapa tahun silam. Depresinya, Dony disebabkan ia tidak membawa uang banyak usai pulang dari negeri Kincir Angin tersebut.

"Semenjak depresi, Dony jadi juru parkir di pasar Pondok Gede dari jam sore sampai malam," ujar Natalia Sembiring (23) tetangga pada Rabu (4/2/2015).

Menurut Natalia, karena tidak memiliki pekerjaan tetap itulah Dony kerap mengutang rokok di warungnya. Namun, kata Natalia, banyaknya utang Dony hanya sebungkus rokok saja. "Biasanya utang rokok dua atau tiga batang. Tapi kadang bisa utang rokok sebungkus aja, alasan dia ngutang karena 'saham'nya lagi anjlok," ucap Natalia.

Seperti diberitakan, Dony nekat memukuli ibu kandungnya, Elizabeth Jupri (79) di Komplek Bank of Tokyo Blok A 16 RT 03/14, Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi.

Akibatnya, Elizabeth harus menjalani perawatan intensif di RS St Carolus, Jakarta Pusat. Sedangkan Dony, masih menjalani pemeriksaan di Polsek Pondok Gede.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved